Wednesday, July 01, 2015

Menonton Film Berkualitas dan Anti Mainstream di Kineforum

Bosan dengan film bioskop yang itu-itu saja? Atau malah sayang ketika mengeluarkan uang yang lumayan ternyata filmnya nggak greget atau nanggung? Tenang, semua itu nggak bakal terjadi kalau menonton film berkualitas dan anti mainstream di Kineforum. Masih ada yang asing dengan Kineforum ya? 

Saya awalnya juga nggak tahu tentang Kineforum ini. Semuanya terjadi begitu saja, mengalir apa adanya *halah. Bulan lalu pas saya merasa bosan banget di rumah, rencana mau mengajak pak suami jalan-jalan ke Cikini. Pengin banget nyobain kuliner dan jalan-jalan di sana yang katanya rugi kalau nggak dicobain. Seperti biasa, saya googling mencari informasi sebanyak-banyaknya soal Cikini. Saat googling tersebut, saya membaca sebuah blog yang komplit banget menceritakan ada apa saja di Cikini termasuk soal menonton film di Kineforum. Untungnya di blog tersebut mencantumkan link Kineforum. Lah, saya memang suka hal-hal anti mainstream akhirnya penasaran sama Kineforum ini. 

Apa itu Kineforum?

Kalau membaca di webnya, Kineforum merupakan bioskop pertama di Jakarta yang memutar aneka film sekaligus tempat untuk diskusi soal film. Campur-campurlah pokoknya film yang diputar di sini. Ada film anti mainstream, ada film panjang atau pendek, film dalam atau luar negeri, dan film klasik atau kontemporer. Kineforum cocok sebagai tempat menonton film non komersial. Jadi, Kineforum itu ruang yang komplit untuk menonton, membahas atau berdiskusi tentang film.

Tempatnya di mana?

Tempatnya di Taman Ismail Marzuki tepatnya di belakang Galeri Cipta 3. Iya, tempatnya cuma di Jakarta. Akses mudahnya naik kereta sampai Stasiun Cikini, lalu jalan kaki ke arah Taman Ismail Marzuki. Masuk sampai pojok pol atau nanya sama bapak-bapak yang jualan di TIM, pasti tahu lokasinya, hihihihi. 

Sistem Menonton

Semua aturan menonton dari pemesanan tiket sampai kewajiban penonton komplit dijelaskan di sini. Silakan dibaca sendiri, ya. 

Harga Tiket

Nah ini, saya kurang tahu pasti soal harganya. Apakah tiap film harganya berbeda atau tergantung pada hari dan jam nontonnya. Yang jelas, nonton di sini nggak bakal menguras kantong kok. Saya pernah membaca tweetnya kalau tiket film yang saya tonton waktu itu harganya Rp.10.000,- di hari kerja dan Rp.20.000,- di weekend. Bahkan Kineforum kadang memberikan tiket gratis, lho. Untuk info lengkapnya bisa cek di twitter atau di web atau bisa tanya lewat email. 

Pengalaman dan Kesan 

Karena waktu itu saya memang bosan banget makanya pas ketemu informasi tentang Kineforum jadi semangat banget buat nonton. Lalu saya follow twitternya dan stalk to the max! 

Dari hasil stalking tadi saya tertarik sama film SITI, karya Eddie Cahyono. Saya lalu mengajak Una untuk nonton. Saya inginnya menonton film siang jadi pulangnya nggak uyel-uyelan di commuter line. Kalau pulang ingat rush hour ya, bok! Nah, Si Una bisanya sore. Yo wes, jadi ada dua pilihan, nih. Mau menonton siang tapi sendiri atau nonton sore tapi mengajak suami. Saya yakin seyakin-yakinnya (mbacanya pakai kol kolah kubro ya ^.^ ) kalau pak suami nggak bakal mau menonton beginian. Beliau mah kurang suka film anti mainstream. Ternyata tebakan saya benar. Saya disuruh berangkat sendiri. Yeay!! Asyiiik, saya pun bebas mengatur waktu buat nonton.

Kebetulan, saat itu di twitter ada info kalau tiket film Siti ada yang bisa dibooking lewat email. Saya pun melakukan itu, takut kehabisan soalnya. Pokoknya niat banget mau nonton, deh! Salut buat adminnya karena email saya dibalas esoknya, meski saya sudah di kereta. Iyaaa, saya tetap berangkat meski belum mendapat kepastian tiketnya. Saya berangkat agak awal dengan asumsi nanti kalau nyampai sana masih bisa pesan tiket. Tuh, kan, niat banget sayanya ^-^.

Karena baru pertama kali menginjakkan kaki di TIM, saya pasti nanya-nanya dong sama penjual siomay di situ. Olalaaa, ternyata Kineforum tempatnya di belakang dan pojok pula. Meski demikian, tempatnya enak banget buat nongkrong dan ngobrol. Di sana banyak banget mahasiswa yang juga mau menonton di sini. Waaa, ternyata minat anak muda untuk menonton film berkualitas masih banyak, termasuk saya. Hihihi, saya IRT yang masih mudalah ya *neguk SK II dulu.

Jadi di Kineforum itu ada teras yang juga berfungsi untuk memesan tiket. Terasnya cukup luas , banyak tempat duduk dan ada colokan untuk ngecharge. Nggak jauh dari teras ada toilet yang bersih. Beneran bersih, lho. Terus pastinya ada tempat nontonnya dong, ya. Tempat nontonnya di dalam seperti bioskop tapi lebih kecil dengan kapasitas 45 tempat duduk.


Waktu itu yang bertugas di bagian tiket dan bagian ruang nonton, semuanya mas-mas. Mereka baik dan ramah. Jadi saat datang pertama, pesan tiket dan mengisi buku tamu terus kita dapat tiket. Pas mau masuk nonton filmnya, tiketnya nanti disobek sama mas-mas yang ada di depan pintu masuk. Terus nonton, deh.

Kesan saya pertama kali menonton di sini, WOW LUAR BIASA!! Nggak nyangka ternyata ada tempat fun yang bermanfaat, menurut saya tentunya. Menghabiskan waktu dengan menonton film yang benar-benar berkualitas dan anti mainstream banget. Dan, saat masuk mau menonton filmnya ternyata ON TIME!! Saya yang awalnya sempat pesimis bakal molor ternyata malah kaget sendiri dengan pelayanan Kineforum.

Saya salut lagi, nih. Setelah film selesai, lampu bioskop akan nyala setelah semua kru yang terlibat di film tersebut ditayangkan. Jadi ya saya tahu siapa yang terlibat. Ini merupakan suatu penghargaan tersendiri untuk para kru film, lho. Kerja keras mereka diperhatikan walau hanya beberapa menit. Pasti bangga ya kalau tahu nama kita muncul dan ikut terlibat dalam suatu kegiatan, apa pun itu. 

Alhamdulillahnya, pas saya menonton, pas ada tiket gratis. Benar-benar nggak keluar duit sama sekali. Salut!! Dan, mereka juga selalu update info soal film yang bakal tayang di web atau di twitter kok. Yup, ikuti saja info dari para admin. 

Buat pengelola dan relawan Kineforum, terimakasih banyak ya. Kalian tim yang hebat!! Terus putar film yang berkualitas, ya ^.^














12 comments:

  1. Aku pernah dapet undangan nonton dari mereka tapi nggak jadi dateng karena ada acara lain. hiks. Sayang gaada fotonya jadi nggak bisa ngebayangin :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dicoba nonton lagi pas Mba Putri ada waktu. Ga rugi, lho.

      Delete
  2. Wah makasih infonya Mbak. Jaman saya rajin nge TIM dulu belom ada euy. Huhuhu.

    ReplyDelete
  3. Waaah bagus tuh konsepnya... :)

    ReplyDelete
  4. wah asik ya, pas dapet tiket gratis pula :), sayang cuma ada di Jakarta
    aku waktu nonton bioskop di Jepang juga gitu mbak, sampe credit title habis baru lampu dinyalain, dan penontonnya juga gak grasak grusuk mau cepet-cepet pulang, masih duduk rapi, kitanya aja yang heran celingak celinguk hehehehehe *udik*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hooo, gitu ya Mba. Baru tahu *udik juga ^.^
      Menghargai kerja keras orang banget, ya.

      Delete
  5. Gue juga suka nonton di Kineforum. tapi sayang belakangan lagi susah cari waktunya... yuk ah kapan2 nonton bareng :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Serius? Yuk, boleh nobar.
      Waktu itu aku ajakin di grup, ga ada respon jadi yowes berangkat sendiri hehe.

      Delete
  6. Terima kasih telah datang dan menonton di kineforum, serta menuliskan kesan pesan Anda. Hal ini sangat penting bagi kami, sebagai bentuk perhatian penonton terhadap kami.

    Kami tunggu kehadiran Anda seterusnya di kineforum, serta jangan sungkan untuk memberikan masukan dan saran kepada kami. Sekali lagi, terima kasih.

    Salam,
    tim kineforum

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, terimakasih ya sudah mampir ke sini.
      Siiip, nanti main lagi ke sana. Sukses terus ya ^.^

      Delete

Powered by Blogger.

Recent Posts

    Follow Me

    Page Views

    Copyright © Pipit Widya | Powered by Blogger
    Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com