Wednesday, August 05, 2015

Pengalaman Tarik Tunai dengan ATM BNI di Jepang

Tinggal di luar negeri bagi beberapa orang memang agak susah untuk menyesuaikan diri. Semua sistem dan beberapa hal yang sudah biasa di negeri sendiri sangat berbeda saat kita berada di luar negeri. Butuh banyak informasi dari teman yang sudah pernah tinggal di sana jika kita ingin merasa nyaman. Kami mencatat detail apa saja yang kami butuhkan tak terkecuali soal keuangan. Pun begitu dengan saya dan suami yang saat itu tinggal di Jepang meski hanya beberapa bulan. Beberapa pengalaman yang kami alami saat tarik tunai menggunakan ATM Indonesia di Jepang mungkin bisa diambil pelajarannya. 

Kami pertama kali tinggal di Jepang tahun 2014. Waktu itu pengalaman kami masih NOL soal Jepang apalagi tentang keuangannya. Khusus untuk keuangan, yang kami persiapkan dari Indonesia hanya uang tunai Yen untuk keperluan transportasi setelah turun dari bandara dan biaya hidup sebulan. Selanjutnya masalah keuangan kami serahkan ke ATM. 

Sebenarnya sangat mudah untuk tarik tunai di Jepang. Kebetulan suami saya nasabah BNI Syariah. Yang saya rasakan ketika membandingkan layanan BNI Syariah dan bank-bank syariah yang lain yaitu soal kemudahannya. Jadi, kalau bank-bank lain yang ada syariahnya harus melakukan transaksi di bank syariah tersebut. Nasabah tidak bisa melakukan transaksi di bank yang konvensional karena manajemen mereka terpisah. Hal ini tidak berlaku bagi BNI Syariah. Kalau kita melakukan transaksi di bank BNI yang konvensional pun masih bisa meski kita pelanggan BNI Syariah, jadi tidak harus ke BNI Syariah. 

Apalagi saat tinggal di Jepang, hidup serasa nyaman dan mudah karena ada ATM BNI. Walaupun menjadi nasabah BNI Syariah tetapi suami tetap bisa bertransaksi dengan mudah dan cepat di Jepang. Bayangkan, kalau urusan keuangan ribet pasti akan mengganggu kenyamanan hidup di sana apalagi urusan jalan-jalan. Semua hal pasti akan terganggu karena masalah uang sangat krusial. Tentunya kami tidak mau hal ini terjadi. 

Untuk memenuhi biaya hidup dan jalan-jalan selama di sana, kami hanya mengandalkan kartu ATM BNI yang sangat menguntungkan. Meski demikian, ada pula kejadian yang tidak mengenakkan terjadi. Apa itu?


#Tarik Tunai di ATM Seven Eleven Jepang

Kejadian ini dialami oleh suami sewaktu dinas untuk kedua kalinya di Jepang. Sekitar bulan November, suami berangkat ke Jepang sedang saya menyusul beberapa bulan kemudian. Pada bulan Januari, suami harus mengambil uang tunai untuk keperluan mendadak. Beliau mengambil uang di ATM Seven Eleven. Ketika transaksi sudah selesai, ternyata uangnya tidak keluar. Uangnya tidak besar, sih, cuma 10.000 Yen atau sekitar sejuta. Artinya, transaksi gagal tapi mutasi di rekening menyebutkan kalau uang suami saya berkurang sejumlah tersebut berikut biaya administrasinya. Padahal biaya tarik tunai di ATM Jepang lumayan, ya. Hiks.

Bukti Transaksi yang Gagal

Setelah kembali ke apartemen, suami langsung cek internet banking ternyata langsung kena debet. Karena masih bingung harus bagaimana, suami mengabaikan kejadian ini, karena kalau telepon CS tentu besar sekali biaya roamingnya. Beruntung, teman menawarkan pakai skype untuk menelepon CS. Akhirnya pada akhir Januari suami menelepon customer service BNI dan menanyakan masalah tadi. Meski telepon malam hari, pelayanan dari BNI sangat memuaskan. Pihak bank menanyakan beberapa identitas suami dan mereka melayani dengan baik sekali. Suaranya terdengar sabar dan renyah di telepon. Kami diberi nomor pengaduan dan setelahnya kami diminta menunggu kurang lebih 45 hari kerja untuk pengembalian uang yang gagal tadi.

Bukti Transaksi yang Gagal

Setelah waktu yang dijanjikan ternyata uang tersebut belum cair juga. Akhirnya suami telepon lagi menanyakan hal ini. Masih dengan suara yang sabar, pihak bank tetap melayani dengan ramah. Mereka sangat profesional meski kami berada di luar negeri. Pada bulan April akhirnya kami mendapat pemberitahuan kalau uang yang dijanjikan sudah cair. UTUH. Yang dimaksud 'utuh' di sini yaitu uang kami kembali beserta biaya administrasi penarikan tunai sebesar Rp.25.000,-. Jadi kami tidak dirugikan sama sekali. Salut!!

Bukti Uang Kembali Utuh


#Tarik Tunai di ATM Kantor Pos Jepang

Suami akhirnya cerita masalah di atas ke temannya yang sudah lama tinggal di Jepang. Saran temannya, lebih baik mengambil uang di ATM yang ada di kantor pos. Kenapa kantor pos? Karena di tempat ini sangat jarang terjadi masalah. Lagi pula kantor pos banyak dijumpai di sana. Enaknya lagi, ATM BNI bisa digunakan di kantor pos Jepang karena ada logo Cirrus-nya. 

ATM Japan Post- Sumber dari Sini 

Tidak usah bingung menggunakan ATM di kantor pos Jepang. Sangat mudah karena kita bisa memilih instruksi menggunakan Bahasa Inggris. Lakukan instruksinya maka dalam sekejap uang yang dibutuhkan akan keluar. Untuk informasi selengkapnya dan jam penarikan di ATM kantor pos Jepang, bisa dibuka di sini. 

Ada beberapa hal yang diperhatikan ketika mengambil uang di ATM kantor pos Jepang. Selain soal jam pelayanan, sebelum mengambil uang sebaiknya dilihat dulu bagaimana nilai tukar uangnya. Kalau nilai tukarnya bagus, bisa mengambil saat itu juga. Boleh saja melakukan tarik tunai dengan 'aji mumpung' karena nilai tukar yang bagus. Tapi ingat, penarikan maksimal sesuai dengan limit ATM di Indonesia. Jadi kalau limit ATM sebesar 10 juta, berarti kita harus mengambil uang maksimal 10 juta lalu tinggal dikonversikan ke Yen. Misal 1 yen = Rp.120,-, berarti maksimal penarikan yaitu 10 juta/120 = sekitar 83.000 Yen. 

Kalau Mau Tarik Tunai, Lihat yang 'Sell'

Jangan lupa, setiap transaksi akan dikenakan biaya administrasi. Untuk BNI, biaya administrasinya sebesar Rp.25.000,- sekali transaksi.

Berikut saya berikan tips tarik tunai di luar negeri :

1. Cari ATM yang melayani international cash withdraw.

2. Sebaiknya punya skype berbayar agar bisa telepon ke CS bank di Indonesia jika ada masalah dengan ATM.

3. Pastikan mempunyai internet banking untuk transaksi non tunai dan pengecekan jika sudah mengambil uang di ATM.

4. Cek valas untuk mendapat kurs yang terbaik dan bisa ambil uang dalam jumlah besar sekaligus karena ada biaya tarik yang lumayan besar.

5. Perhatikan limit kartu.

6. Perhatikan jam operasional ATM.

Berkat kemudahan ini, alhamdulillah semua aktivitas kami berjalan lancar. Semua sesuai dengan rencana yang kami susun. Enaknya lagi, urusan jalan-jalan juga lancar karena kita bisa tarik tunai di kantor pos mana pun. Dengan ATM BNI, urusan hidup dan jalan-jalan di Jepang sangat mudah. Terimakasih, BNI ^-^
















40 comments:

  1. Wah asyik..jd klo kapan2 Jepang tinggal tarik atm aja deh ;)

    ReplyDelete
  2. Iya kalau di Jepang mending ambil uang di ATM Japan Post, tapi belom pernah coba sih :D

    ReplyDelete
  3. sharing pengalaman yg bener2 bermanfaat mbak pit...

    ReplyDelete
  4. Sama kaya saya saat tinggal di Taiwan 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. O ya?
      Ga kenapa-kenapa kan, Teh?

      Delete
    2. Thanks Mba Pit atas informasinya. (y)

      Delete
  5. baru tahu,ternyata di Jepang udah ada BNI...kapan hari ada teman yang cerita di Hongkong juga udah ada BNI...lebih enak aja ya mbak :)

    ReplyDelete
  6. deg-degan juga kalau bermasalah sama uang saat kita lagi di negeri orang. Untung uangnya bisa balik, ya :)

    ReplyDelete
  7. pas baca tulisan ini aku buka profil BNI. Hmm ternyata mereka memang ada kantor cabangnya di beberapa negara, ya. Jepang, di Tokyo salah satunya. Keren BNI!

    ReplyDelete
  8. Wah...infonya berguna banget..trmksh

    ReplyDelete
  9. Tq infonya mb, btw klo tarik tunai di 7 eleven apa mmg sering eror gitu ya mb?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf Mba Nia sy baru balas.
      Kurang tahu Mba kalau sering errornya.

      Delete
  10. mbak infonya bagus. oya mau tanya donk..itu pin atm BNI indonesia kan 6 digit, sedangkan pin bank di jepang itu 4 digit. Apakah kita harus ganti pin dulu di BNI indonesia minta pin 4 digit ya?
    Makasiiih

    ReplyDelete
  11. mbak infonya bagus. oya mau tanya donk..itu pin atm BNI indonesia kan 6 digit, sedangkan pin bank di jepang itu 4 digit. Apakah kita harus ganti pin dulu di BNI indonesia minta pin 4 digit ya?
    Makasiiih

    ReplyDelete
  12. Engga Mba, tetap pakai 6 digit yg BNI bisa.

    ReplyDelete
  13. mb pipit widya,, sya lagi di jepang,, sy coba di JP post atm. tapi koq gak bisa ya.. hik..hik.. bingung saya (Saya BNI Syariah) knp ya? trus Cara telpon CS dengan Skype gmn caranya mb?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf baru balas.
      Kalau masalah ga bisa ditarik, saya kurang tau masalahnya.

      Download dan daftar ke skype.
      No CS BNI : 1500046.

      Smg lancar ya.

      Delete
  14. Bni di taiwan itu resmi g ya mbk mau buka tp takut klo ilegal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf Mba Reni, kalau di Taiwan saya kurang tahu.
      Mungkin bisa dicek di web-nya. :)

      Delete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. Halo Mba Pipit,
    Artikel yg menarik, mudah dibaca. he he

    setau saya, kalau ada penarikan tunai menggunakan jaringan cirrus, setau saya exchange rates nya berdasarkan cirrus bukan bank bni. nilai tukar valas yang tertera pada website itu hanya nilai tukar untuk TT/bank notes.

    CMIIW.
    Br,

    ReplyDelete
  17. Makasih yah... Sangat membantu sekali info nya.. Aku Salin N aku share di Facebook yah.. Tq

    ReplyDelete
  18. Halo mba pipit, makasih atas info nyaa.

    Oiya, mau tanya waktu nelfon bni make skype nya itu isi skype credit ga yaa? bingung mo nelfon call center bni nya soalnya hehe

    Terima kasiih

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya benar, isi dulu skype credit, beli paket telpon.

      Delete
  19. Mbg saya mau tanya, kalo tarik uang lewat seven eleven transaksi gagal apa sudah pasti kena debit?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau pengalaman pak suami, kena debit, Mbak.
      Tapi dibalikin bank BNI utuh.

      Delete
  20. Wah keren mba sampai ke jepang, saya ga punya bni tapi pernah punya pengalaman yg bikin dag dig dug sama atm bni

    Ceritanya ambil uang bank lain di bni karena atm lain rusak, eh ternyata uangnya ga keluar tapi saldo kepotong

    Sempet bingung mau hubungi pihak mana dulu, bni apa bank tempat sy buka rekening, sambil cel lagi mutasi lewat internet banking, tapi Alhamdulillah pas lagi cek mutasi refresh2 ternyata uang yg tadi kepotong balik lagi :) termasuk sama biaya adm nya, keren lah bni

    ReplyDelete
  21. Hai mba.. Saya punya atm BNI konvensional. Kalau mau digunakan di luar negeri, apa harus dftar dulu ke bank nya? Krn ada sebagian bank yang harus aktifasi dlu layanan penarikan diluar negeri melalui cs atau atm.

    Dan e-banking saya udah terblokir. Apa beresiko utk melakukan penarikan?

    Dan makasih tipsnya.. Nampaknya saya harus skype dgn cs bni utk pengaktifan kembali e-bangking saya..

    Bermanfaat sekali.. Makasih mba..


    www.theamazingjasmi.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahu saya tidak perlu konfirmasi ke bank untuk penggunaan ATM di luar negeri, asal ATM mbak ada jaringan cirrus.

      kalau untuk e-banking sebaiknya diurus aja, buat monitor/transaksi non-tunai di luar negeri.

      Delete
    2. Olrite.. Makasih untuk info nya mba.. saya coba skype dlu untuk aktifkan kembali e-banking. username skype BNI yang mba share diatas kan ya?

      Download dan daftar ke skype.
      No CS BNI : 1500046.

      www.theamazingjasmi.com

      Delete
  22. saya tarik tunai di japan post tapi gagal saldo belom bisa di cek gak punya internet banking soalnya..gmana nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saran saya, sebaiknya Mas daftar internet banking untuk ngecek saldo. BNI cabang Tokyo ada kok.

      Delete
  23. Maaf mb, diBNI cabang tokyo apa melayani pembukaan atm?

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Recent Posts

    Follow Me

    Page Views

    Copyright © Pipit Widya | Powered by Blogger
    Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com