Thursday, July 21, 2016

Susan Gallery : Furniture Jati di Depok

Saya suka banget dengan furniture jati. Meski di toko atau mall banyak yang menjual furniture dengan berbagai bahan tapi furniture berbahan kayu jati tetap nomer satu di hati *halah. Memang sih harganya lebih mahal dibanding dengan furniture berbahan lain. Tapi mengingat keindahan seni dan keawetannya membuat furniture ini juga banyak dicari orang. Apalagi kalau ada embel-embel 'kuno'-nya, harganya bakal selangit.

Saya agak ragu ketika mau beli meja-kursi tamu berbahan jati. Mengingat konsep rumah minimalis yang sempit, apa iya bahan kayu jati cocok ditempatkan di rumah minimalis? Apa nggak menuh-menuhin tempat tuh? 

Ternyata nggak tuh soalnya furniture jati ada juga yang minimalis. Saya baru tahu saat mau beli furniture jati tahun 2012 lalu. Seperti biasa lah ya, saya nyari wangsitnya ke mbah gugel. 

Saat itu saya dan pak suami bingung melihat ruang tamu kok melompong cuma ada tivi. Biar nggak kosongan, kami sepakat untuk beli meja kursi tamu. Karena saya termasuk istri yang ngelunjak, pengennya yang jati.

Awalnya sih pak suami nggak mau nurutin kemauan saya karena mahal. Iya, saya tahu harga mebel jati memang agak mahal tapi saya nggak nyerah dong. Berbagai alibi saya keluarkan hahaha. Saya kasih tahu pak suami kalau misal beli sofa yang kayak di mall, cepet kotor. Kalau kotor, nanti capek lho mbersihinnya atau bakal manggil tukang cuci sofa. Belum lagi kalau misal beberapa tahun ganti karena bisa saja busanya sudah kempes lah, rusak lah, endebrei endebrei. Biaya pemeliharaannya malah banyak kan? *istri irit yang pantang menyerah*

Kalau furniture jati, insya Allah tahan lama karena kayunya kuat. Kalaupun ada yang rusak mungkin nggak parah banget. Biaya pemeliharaannya paling untuk furnishing lagi biar lebih kinclong. Setelah saya jelaskan seperti ini baru deh pak suami setuju. Toh bedanya sama yang berbahan non jati cuma beberapa jeti aja kan? 

Dan, pak suami pun terlena setuju dengan alibi yang saya buat. Hhmm, lebih tepatnya sih takut kalau istrinya marah, hahahaha. 

Setelah itu kami nyari wangsit lagi di mbah gugel untuk tanya tempat yang jual furniture jati di Depok. Si mbah dengan cepat ngasih beberapa saran dan kami penasaran dengan Susan Gallery karena lokasinya dekat dengan rumah. 

Eits, sebagai konsumen yang baik jangan asal percaya sama si mbah. Saya juga nyari testimoni tentang Susan Gallery, lho. Yah, gimana lagi masak hare gene mau rugi bandar? Ish, jangan sampai dong ya.

Saya dan pak suami mulai ke Susan Gallery di Jalan Kartini, Depok. Awalnya sih nanya-nanya doang. Si Mas yang jaga toko baik banget. Dia dengan sabar menjelaskan produknya ke kami. Saya dan pak suami yang saat itu baru pertama kali beli furniture jadi tahu gimana cara memilih furniture yang baik. 

Kata si Mas, kalau beli furniture usahakan nyari yang kayunya nggak banyak bolongnya. Jadi si Mas tersebut nunjukin kursi jati yang legoknya lebih dalam dan yang nggak. Misal nih, kursi yang legoknya lebih dalam, biasanya dudukan kursinya terbuat dari busa yang nyembul gede. Nah, kata si Mas, komposisi kayu di kursi tersebut kurang. Kursi tersebut memang bagus sih bentuknya. Tapi kalau dihitung soal kayunya, kursi tersebut kurang bagus karena banyakan busanya dibanding kayunya. 

Yah, penjelasannya semacam itu lah. 

Oia, untuk survey ke Susan Gallery, saya dan pak suami sampai ke ITC Depok lho. Iya, Susan Gallery juga buka stan di sana. Saran saya sih lebih baik jangan beli yang di ITC. Karena apa? Harganya lebih mahal dibanding yang non ITC/mall. Yah, pastinya sewa di sana lebih mahal kan dibanding di ruko biasa. 

Akhirnya saya dan pak suami membeli meja kursi tamu yang ini 

Exclude bantalnya lho ya

Saya suka dengan model itu karena bentuknya minimalis, kursinya nggak banyak bolongnya, dapet dudukan busa, kaki meja dan kursi bakoh (kuat). Mejanya memang bolong sih tapi ada isinya kayak gini


Hiyaaa, saya suka sama meja yang ada hiasannya, kesannya nggak monoton. Eh masih ada lagi, lho. Yang bikin saya suka selain hal-hal tadi, ternyata bagian bawah kursi ada lacinya. Jadi bisa diisi macem-macem. Lumayan buat storage di rumah mungil ini. 

Ada laci di kursi

Kalau Teman-teman beli di Susan Gallery, otomatis akan dapet member card. Dengan menunjukkan kartu tersebut, jika Teman-teman mau beli furniture lagi di situ maka akan dapat diskon. Tapi S&K berlaku ya. Lumayan lho diskonnya karena berlaku kelipatannya. 

Terus nih, kalau misalnya Teman-teman ngajak temen atau saudara untuk beli di Susan Gallery, kamu akan dapet fee. Kayak member get member gitu. Saya lupa jumlah feenya berapa. Dan, soal fee ini masih berlaku apa nggak, saya juga nggak tahu. Soalnya saya beli di Susan Gallery 4 tahun yang lalu.

Jujur nih, saya nggak kecewa dengan pelayanan dan kualitas mebel di Susan Gallery. Sampai sekarang, meja dan kursinya masih awet. Saya juga belum pernah furnish lagi. Selama 4 tahun nongkrong di rumah saya, meja kursinya masih lumayan kinclong. Bahkan, busanya juga awet, nggak gampang kempes. So, saya dan pak suami puas dengan produk Susan Gallery.


Susan Gallery Center
Jl. Bakti ABRI No.57, Sukamaju Baru, Tapos, Depok.
Telp. 021-87745100, 021-70243520

Web : www.susangallery.co.id
(Dari web ini saya baru tahu kalau show roomnya banyak banget di berbagai lokasi)



PS : bukan postingan berbayar, murni dibuat berdasarkan pengalaman pribadi.































22 comments:

  1. Kayu jati emang kuat dan tahan lama ya Mak, awet pasti itu kursinyaaaa. Hihi. Lucu pula ada lacinya yaaa :D

    ReplyDelete
  2. kayu jati memang kuat ya cuma kalau mau mindahinnya berat sekali

    ReplyDelete
  3. sebenrnya suka sm jati..klo kamar tidur sih semua pake jati mulai dr dipan/bed, toalet meja rias smp lemari baju..tp utk ukuran rumahku yg mini akhirnya jd kayak kegedean gt...jd isi rumah kyk ruang tamu dll pake kayu biasa..
    ada gak ya jati model minimalis

    ReplyDelete
  4. jati emang awet ya mba pipit....


    multi fungsi pula ya bisa sekalian storage...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha iya, Mba. Rumahnya mungil soalnya.

      Delete
  5. Kayak kenal kursi mejanya...

    ReplyDelete
  6. Iya sekarang banyak furnitur kayu jati yang modelnya minimalis ya mbak Pipit. Saya juga pengen punya kursi tamu semacam itu, tapi nggak ada ruang tamu di rumah saya, karena ruang tamunya untuk jualan sembako, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak ya Mbak bisa bisnisan di rumah. Aku pun pengen seperti itu.

      Delete
  7. Aku juga mb pit, suka meja yang ada pasir en kerangnya
    Klo beli di pengrajinnya langsung mebel jati kayaknya lebih manteb ketimbang yg uda dipasarin pihak ketiga kayak mol ya

    ReplyDelete
  8. Wah, kursi ruang tamu-mu keren Pit,
    Kalopun dipake loncat-loncat sama Fathir kayaknya bakalan masih kokoh yah hehehe..

    Tapi ruang tamuku mungil banget Pit, entahlah cocok apa gak pake kursi yang gede gitu yah, bisa kebanting nantinya hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau dipake loncat, yang jebol bantalan kursinya Biii :)

      Delete
  9. kayu jati memang special ya Tante...
    awetnya sepanjang jaman, malah bisa diwariskan nanti
    sayangnya kayu jati sekarang sudah langka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener Dija bisa diwariskan hahaha.

      Delete
  10. kayu jati itu kuat. bagus bgt meja nya :)

    ReplyDelete
  11. harga juga membawa kualitas. apalagi kayu jati

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Recent Posts

    Follow Me

    Page Views

    Copyright © Pipit Widya | Powered by Blogger
    Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com