Friday, January 27, 2017

Thanaka, Bedak Tradisional dari Myanmar

Di salah satu rubrik majalah langganan saya, beberapa bulan lalu menceritakan tentang Myanmar. Tulisan dari pembaca yang pernah pergi ke Myanmar, sangat menarik. Tulisan tersebut membuat saya untuk tahu lebih banyak tentang Myanmar. Dalam rubrik itu si Penulis menceritakan tentang tradisi yang tak lekang di Myanmar. Salah satunya yaitu masih banyaknya orang Myanmar yang tidak malu memakai thanaka.

Apa itu thanaka?

Singkatnya, thanaka adalah semacam bedak dingin yang dipakai orang Myanmar. Tapi ini bukan sembarang bedak, lho. Bagi orang Myanmar, memakai thanaka merupakan warisan leluhur dan tradisi yang sudah ada sejak lama. Baik laki-laki maupun perempuan, tua dan muda, banyak sekali yang memakai thanaka. Mereka memakai thanaka di mana-mana dan tidak malu meski di tempat umum.

Kalau misal memakai bedak dingin seperti itu di Indonesia, gimana ya? Pastinya bakal dilihatin banyak orang. Pede banget, ya. ☺

Orang Myanmar tidak malu karena thanaka bukan sembarang bedak tradisional. Bedak thanaka berasal batang dari kayu thanaka. Potongan kayu tersebut selanjutnya diulek untuk diambil serbuknya. Lalu serbuk thanaka diberi sedikit air dan dioleskan di pipi. 

Kayu thanaka mudah didapat karena banyak dijual di pasar tradisional ataupun pasar modern yang ada di Myanmar. Namun saat ini thanaka dalam bentuk instan banyak juga dijual di toko kosmetik atau apotek. Maka tak heran bila masih banyak masyarakat Myanmar yang memakai thanaka. 

Kayu Thanaka-Sumber dari unctad.org

Masyarakat Myanmar memakai thanaka setiap hari karena mereka percaya akan khasiatnya. Mereka memakai thanaka untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari. Hm, penggunaannya hampir mirip sun block ya. Di samping itu, thanaka juga bisa digunakan sebagai obat kulit misalnya untuk mengatasi jerawat atau gatal-gatal. 

Tidak lama setelah saya membaca tentang thanaka di majalah, saya melihat postingan Una di timeline media sosial. Dia berfoto memakai bedak dingin. Statusnya saat itu, dia mengatakan kalau sedang memakai thanaka. Saat itu juga saya inbox Una tentang thanaka. Lalu kami bercerita soal thanaka.

Ternyata Una mendapat oleh-oleh dari Myanmar. Wow, thanaka asli dari sononya. 

Una yang baik hati menawarkan thanaka karena dia punya beberapa buah. Alhamdulillah, saya sih nggak menolak ya diberi bedak thanaka. Saya penasaran banget dengan bedak thanaka. Kalau membaca khasiatnya sih nggak ragu, ya. Thanaka merupakan bedak alami yang sudah lama dipercaya manfaatnya. Apalagi kalau gratis, siapa yang nggak nolak coba? ☺☺ 

Kiriman Thanaka dari Una

Sekitar 2 minggu terakhir, hampir tiap hari saya memakai bedak thanaka. Saya memakai thanaka biasanya sehabis sholat dhuhur sampai sebelum ashar. Selama memakai thanaka, saya tidak menggunakan sun block sebelumnya. Jadi wajah benar-benar bersih dari make up. 

Cara memakai thanaka mudah banget. Bedak kiriman teman saya keras sekali. Jadi saya harus mengirisnya sebelum digunakan. Iris thanaka secukupnya lalu beri air. Usapkan thanaka di bagian wajah.

Kalau orang Myamnar memakai thanaka di pipi, saya memakai di seluruh wajah, persis seperti memakai bedak dingin saat saya masih kecil. Hm, biar maksimal aja sih, hahaha. 

Gimana rasanya memakai bedak thanaka?

Jujur, saya suka sekali memakai thanaka. Saat thanaka masih basah, wajah terasa adem. Namun ketika bedak thanaka sudah mengering, kulit wajah terasa kencang sekali seperti memakai masker. 

Membersihkan thanaka juga cukup dibilas dengan air. Bedak thanaka yang kering mudah dibersihkan dan wajah bersih seketika. Iyes, wajah terasa adem, segar, dan bersih.

Pakai Thanaka
Kalau bedak thanaka sudah habis, saya pengin banget membeli thanaka di Indonesia. Tapi setelah gugling kayaknya tidak ada penjual bedak thanaka di Indonesia bahkan di Jakarta juga belum ada. Saran dari mbah gugel kebanyakan disuruh membeli di olshopnya Malaysia. 

Hm, apa saya yang katrok ya tidak tahu info penjual bedak thanaka. Mungkin Teman-teman ada yang tahu penjual thanaka di Indonesia? Tapi harganya yang reasonable, ya.☺

PS : Makasih ya Una, untuk bedak thanakanya. Kalau aku dikasih lagi nggak nolak kok.^-^.


















5 comments:

  1. Ini masker ya?.tapi kok namanya bedak ya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan, Mbak.
      Sejenis bedak adem. Saya pakainya dibanyakin -.-

      Delete
  2. kalau gak salah di suatu daerah di indonesia ada juga yang suka pakai bedak yg berasal dari tumbuhan tujuannya agar melindungi kulit dari matahari, jadi saat berkebun mereka pakai ebdak ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oiya saya jadi ingat pas lihat acara travelling di TV. Tapi ga tahu daerah mana.

      Delete
  3. wahh unik sekali ya, memakai bedak thanaka seperti memakai masker, adem tapi kalau sudah mengering muka terasa ketarik dan kencang,.. hhe

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Recent Posts

    Follow Me

    Page Views

    Copyright © Pipit Widya | Powered by Blogger
    Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com