Tuesday, March 28, 2017

Ameyoko, Pasar Murah dan Bersejarah di Ueno

Lagi pengen ngomongin Jepang, nih. Maklum lah saya suka baper kalau sudah di penghujung Maret. Artinya, di Jepang akan memasuki musim semi yang identik dengan sakura. Salah satu tempat yang rame banget untuk melihat sakura mekar yaitu di taman Ueno. Perayaan musim semi atau hanami di Ueno sangat terkenal dan biasanya jadi tujuan wajib kalau ke Jepang. Selain hanami, kita juga bisa belanja di dekat taman Ueno, lho. Tempat belanjanya bernama Ameyoko. Konon katanya, Ameyoko termasuk pasar murah dan bersejarah di Ueno.



Sebelumnya, saya dan pak suami pernah mampir ke sini saat dinas yang pertama. Waktu itu kami nggak ngeh banget bingung mau beli apa. Lebih tepatnya bingung karena baru pertama kali dan fokus ke pedagang yang teriak-teriak padahal nggak ngerti mereka ngomong apaan.

Nah, saat dinas kedua, pak suami pengen beli sepatu. Teman yang sudah lama tinggal di Jepang menyarankan untuk beli sepatu di Pasar Ameyoko.   

Kami dapat info dari temannya pak suami kalau Ameyoko terkenal dengan harganya yang murah. Lah, saya sempat kaget sih mendengar kata 'murah' di Jepang apalagi di Tokyo. Hhhmmm, bener nggak sih infonya? Jangan-jangan murah bagi dia belum tentu ramah di kami, hahahaha. Maka kami pun penasaran dan niat pengen beli sepatu di Ameyoko.

#Tentang Ameyoko

Ameyoko adalah wilayah yang terletak di antara stasiun Okachimachi dan Ueno di jalur JR Yamanote Line. Ameyoko sangat terkenal dengan aktivitasnya yang nggak pernah sepi. Dari pagi sampai malam lokasi ini selalu rame. Nggak heran sih karena tempat ini semacam 'palugada', apa yang lu butuhin, semua ada. Mulai dari baju, makanan, sepatu, kosmetik, tas, bahkan sampai nori dan ikan pun ada di sini. Jadi Ameyoko memang cocok dijadikan sebagai tempat belanja ataupun untuk mencari oleh-oleh.

Penjual Ikan di Ameyoko

Ketenaran Ameyoko mungkin tak bisa lepas dari cerita sejarahnya. Nama Ameyoko berasal dari 'Ameya Yokocho'. Kalau diartikan, kurang lebih 'toko permen di dalam gang'. Memang, di Ameyoko banyak yang berjualan jajanan manis. Sedangkan secara harfiah, kata 'Ame' sendiri berarti 'America'.

Sejarah Ameyoko tak lepas dari masa Perang Dunia II. Saat PD II terjadi krisis bahan makanan. Karena itu, di daerah ini muncul pasar gelap yang menampung ratusan pedagang. Mereka umumnya menjual bahan makanan dan permen manis. Dalam bahasa Jepang, kata 'Ame' salah satu artinya yaitu 'permen'.

Penjual Permen di Ameyoko

Selain digunakan untuk berjualan makanan yang manis, daerah ini juga digunakan sebagai pasar gelap yang menjual barang milik tentara Amerika yang bermarkas di Jepang. Sejak saat itu, daerah tersebut dinamai 'Ame Yoko', yang berarti 'Gang Amerika'.

Sebenarnya, nuansa pasar gelap masih terasa di sini. Para pedagang menjual barang dagangan di lapak-lapak biasa, jauh dari kesan mewah dan mahal. Tapi barang yang dijual ori lho.

Misalnya nih saya melihat SK II dijual tanpa etalase. Pedagang yang jualan cuma menggelar dagangan layaknya di pasar pagi di Indonesia. Kalau di Indonesia, beuh SK II bakal mejeng di mall elit dengan etalase yang kinclong. 

Sungguh saya takjub menyaksikan pemandangan yang berbeda di sini.

#Belanja di Ameyoko

Banyak hal-hal menarik yang saya temui di sini. Ameyoko merupakan pasar tradisional jadi jangan heran kalau tampak semrawut dan rame. Di Ameyoko, teriakan para pedagang tak henti-hentinya terdengar bersahut-sahutan. Mereka berlomba menarik pembeli supaya dagangan mereka laris.

Hal ini sebenarnya bukan hal yang aneh di Jepang. Banyak kok pedagang yang jualan sambil teriak menawarkan dagangannya. Nggak cuma di pasar ini saja namun pedagang bento yang dekat perkantoran juga sering teriak menawarkan dagangannya. 

Meski terkenal sebagai pasar tradisional, banyak sekali pedagang yang menjual barang branded di Pasar Ameyoko. Ada yang berjualan di lapak sederhana namun ada juga yang berjualan di toko.

Di daerah Ameyoko juga ada beberapa mall. Namun demikian, Pasar Ameyoko tak kalah pamor dengan mall-mall yang ada di sekitarnya.

Ameyoko terkenal dengan barang brandednya yang murah banget. Saya aja kaget banget ketika melihat harga barang yang dijual lebih murah dibanding Indonesia. Toko-toko di sana banyak yang ngasih diskon. Apalagi saat itu musim semi. Selain terkenal karena sakuranya, musim semi juga terkenal dengan diskon gedhenya.

Obral Sepatu

Karena saya dan pak suami orangnya modis (baca : modal diskon), makanya kami nggak bosan bolak-balik ngider mencari barang yang lucu, sukur-sukur kalau harganya murah. Serasa nggak capek shopping atau cuci mata di sini, hahahaha. 

Kebetulan pak suami pengen beli sepatu olah raga karena sepatu yang sering dipakai sudah tipis. Maklum lah ya, di Jepang sering banget jalan kaki. Jadi kalau beli alas kaki seringnya sepatu olah raga, biar awet aja sih.

Pak suami naksir sepatu Adidas yang dijual di salah satu toko. Sepatu yang ditawarkan di toko tersebut murah dan sedang diskon pula.

Ternyata pilihan untuk membeli sepatu tersebut sangat tepat. Karena selain harganya murah, sepatu tersebut juga awet banget. Buktinya meski sudah dipakai selama 2 tahun tapi sepatu tersebut belum rusak dan masih enak dipakai.

Selain nggumun dengan belanja barang branded dengan nuansa tradisional, saya juga nggumun ketika ada pedagang yang fasih memakai Bahasa Indonesia. 

Jadi nih ada tukang kebab yang mangkal di pojokan. Penjualnya dari Timur Tengah. Setiap melihat orang melayu atau yang berjilbab, mereka langsung bilang gini,

'Assalamualaikum. Ayo, mampir Bro. Halal halal.'

Saya yang mendengar ini cuma tersenyum dan menjawab ucapan salamnya. Saya heran banget dengan caranya yang fasih menyapa memakai Bahasa Indonesia. Yah, mungkin karena jumlah turis Indonesia di Jepang yang banyak kali ya. Dan mereka mungkin sering mampir ke situ karena halalnya. Hhhmmm, bangga campur geli sih.

Kalau misalnya ada kesempatan ke Jepang lagi, saya dan pak suami pengen banget balik belanja ke Pasar Ameyoko. Pertimbangannya ya apalagi kalau bukan karena harganya yang murah. Meski murah tapi barangnya nggak murahan. Swear.

Kalau kamu ke Jepang, kira-kira pengen ke Ameyoko juga nggak? ^-^

Sepatunya Awet


*Ameya Yokocho*
Alamat : 110-0005 Tokyo-to, Taito-ku, Ueno 4
Stasiun : - JR Ueno, pintu keluar tengah
               - Okachimachi, pintu keluar utara
Buka setiap hari mulai dari jam 8 pagi - jam 9 malam




6 comments:

  1. aku belum pernah mampir sini, udah pasti kalap lah kalau ke sini, apalagi banyak diskonan >_<

    ReplyDelete
  2. wah emak2 kan doyan belanja ya apalagi ada kata murah

    ReplyDelete
  3. Wah Ameyoko itu sudah terkenal sekali dengan ramainya, mungkin karena faktor murah dan terjangkau kali ya.

    ReplyDelete
  4. harus pipnter-pinter milihnya ya mbak kalau mau beli sapatu. Tapi seneng kalau dapet sesuai selera dan awet

    ReplyDelete
  5. Aku kalau ke Jepang kayaknya pengen ke semua tempat yang keren, mba :)

    ReplyDelete
  6. Hanami oh hanami...penegn banget bisa piknik sambil menikmati bermekaranya bunga sakura ^_^

    Jepang adalah salah satu negara impianku :)

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Recent Posts

    Follow Me

    Page Views

    Copyright © Pipit Widya | Powered by Blogger
    Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com