Tuesday, April 25, 2017

SoMan, Kebaikan Alam dari Indonesia

Saya senang sekali ketika mengikuti acara Blogger Day 2017 by SoMan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati ulang tahun Blogger Crony ke-2. Rangkaian acara Blogger Day 2017 saya ceritakan terpisah di sini. Di balik kesuksesan acara Blogger Day tentu saja tak lepas dari campur tangan panitia dan para pendukung acara ini, salah satunya yaitu SoMan.



Jujur ya, awalnya saya juga tidak tahu tentang SoMan. Nah, di acara Blogger Day sewaktu sesi Blogger Bersama SoMan, acaranya seru banget. Para peserta dibagi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok diberi kartu yang bergambar buah, sayuran, dan rempah dari Indonesia. Permainannya yaitu kami disuruh mengelompokkan dengan benar yang mana buah, sayuran, dan rempah.

Meski terlihat sepele namun banyak sekali yang salah dalam mengelompokkan. Akhirnya kelompok saya kalah, huhuhu. Saya tes ya. Tomat itu termasuk buah atau sayuran? Lalu, belimbing wuluh termasuk golongan mana hayooo?  

Apa tujuan dari permainan ini? 

Ternyata kami baru sadar bahwa begitu banyak kekayaan alam di Indonesia yang mempunyai manfaat sangat besar bagi kesehatan. Dan, betapa sedikitnya kita yang tahu akan hal ini. Bahkan untuk membedakan antara buah dan sayur saja masih salah.

Indonesia sebagai negara tropis dan berada di garis khatulistiwa, dianugerahi kekayaan alam yang melimpah. Banyak sekali tanaman yang tumbuh subur di tanah Indonesia. Mau menanam buah, sayuran, dan rempah pun juga mudah. Maka tak heran, komoditas inilah yang dulu diincar oleh penjajah.

Komoditas di bidang pertanian yang meliputi buah, sayuran, dan rempah di Indonesia sebenarnya sangat melimpah. Hasil pertanian ini akan diolah menjadi aneka produk yang sudah turun menurun digunakan oleh masyarakat, misalnya saja jamu. Iya, jamu dipercaya merupakan produk herbal yang berguna bagi kesehatan. Sejak ratusan tahun lalu, nenek moyang kita menggunakan bahan-bahan dari kekayaan alam Indonesia untuk membuat jamu. 

Masyarakat Indonesia secara turun-temurun menggunakan jamu untuk menjaga kesehatan dan mengobati berbagai penyakit. Mereka minum jamu karena percaya akan khasiatnya dan minim memberikan efek negatif pada tubuh. Sehingga hal ini memunculkan kesadaran untuk kembali ke alam. Maka tak heran saat ini slogan back to nature menjadi sebuah gerakan perubahan gaya hidup yang mendunia. 

Hal inilah yang digunakan sebagai dasar pembuatan SoMan. Sozo Formula Manggata 1 atau SoMan adalah obat herbal dalam bentuk cair (tetes) yang diformulasikan untuk meningkatkan imun dan menjaga tubuh tetap sehat. Bahan untuk membuat SoMan yaitu campuran 18 buah-buahan, 12 sayur-sayuran, dan 9 rempah terpilih. SoMan mengandung senyawa fitonutrien yang baik untuk menjaga imun tubuh dan menjaga kesehatan. SoMan juga mengandung multivitamin (A,C,E,K), asam amino esensial dan non-esensial, EPA, DHA, dan omega (3,6,9).

Wow, saya takjub ketika tahu bahan baku untuk membuat SoMan adalah 39 bahan-bahan alami dari kebaikan alam Indonesia. Saya baca berulang kali komposisi di kemasannya dan tidak mendapatkan tulisan bahan kimiawi. Semua bahan yang tertera adalah campuran buah, sayuran, dan rempah dari Indonesia. Maka di kemasannya ada peringatan bahwa SoMan harus habis dalam 30 hari setelah botol dibuka.

Bahan Alami SoMan

#Keunggulan SoMan

SoMan adalah obat herbal yang menggunakan kekayaan alam dari Indonesia mempunyai beberapa keunggulan yaitu :

1. Terbanyak 
SoMan merupakan obat herbal yang bahan bakunya terbanyak yaitu terdiri dari 39 bahan alami yang terdiri dari buah-buahan, sayur-sayuran, dan rempah Indonesia.

2. Tekuat 
SoMan langsung bekerja ke masalah kesehatan dan menjaga imun tubuh.

3. Tertinggi
SoMan merupakan obat herbal yang pH-nya paling tinggi yaitu 9,1-9,4 sehingga mendekati basa.

4. Terkompleks
Proses bahan-bahan dalam pembuatan SoMan dilakukan secara bioteknologi modern selama 9-12 bulan di pabrik yang berstandar CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Benar) 

5. Teruji dan Terpercaya,
SoMan telah mengantongi serangkaian uji antara lain Uji Kandungan & Toksisitas di Lab Saraswanti Indo Genetech, Uji Fitokimia di LPPM IPB, Uji Pre Klinik Kolesterol di Universitas Pancasila, dan Uji Klinik Diabetes di Universitas Gadjah Mada.

6. Terbukti
Banyak konsumen yang merasakan khasiat SoMan. 

7. Terbaik
Karena 100% mengandung bahan alami, SoMan tidak memberatkan kerja ginjal dan hati sehingga aman dikonsumsi jangka panjang oleh segala usia.

#Cara Pemakaian SoMan

Untuk menjaga imun tubuh, SoMan dikonsumsi 5 tetes 3x sehari. Sedangkan dosis untuk pencegahan penyakit ataupun pemulihan penyakit yaitu 7-10 tetes 3x sehari. Caranya, larutkan SoMan ke dalam 50-100 ml air putih. Ingat ya, airnya jangan air panas. Konsumsi SoMan saat bangun tidur, sebelum makan siang, dan sebelum tidur atau dalam keadaan perut kosong. 

SoMan juga bisa dikombinasikan dengan obat medis. Caranya, konsumsi SoMan dua jam sebelum minum obat medis.

#Pengalaman Mengonsumsi SoMan

Di Acara Blogger Day, seluruh peserta mendapat SoMan yang bisa dicoba di rumah. Selama mengonsumsi SoMan selama sebulan, saya kadang minum kadang lupa. Seringnya saya lupa saat mau minum sebelum tidur karena saya orangnya gampang ngantuk. Kalau tidur malam, saya seringnya ketiduran ketika rebahan di sofa bed.

Saat saya menuang SoMan ke dalam gelas, tampak cairan berwarna coklat. Begitu pun saat tetesan SoMan dan air saya aduk, air berubah agak sedikit coklat.



Rasanya seperti minum air putih biasa tapi agak terasa basa. Kalau orang Jawa bilang, agak sepo sedikit.

Selama mengonsumsi SoMan, BAB lancar. Jujur aja, selama ini saya menjalankan food combining jadi tidak ada masalah berarti selama BAB. Namun jika kurang serat dari sayuran, kadang BAB saya agak keras. Biasanya saya cheating saat weekend jadi terkadang saya kurang serat. Berkat mengonsumsi SoMan, BAB agak lancar.

Waktu tes kesehatan dan kebugaran di Acara Blogger Day, hasil tes gula darah dan kolesterol saya normal. Jadi untuk kasus ini, saya tidak ada masalah.

Masalah saya yaitu gangguan hormon karena saya penderita PCO. Tiap bulan saya haid tidak teratur, seringnya mundur. Selama ini saya mencatat jadwal haid di kalender dan aplikasi. Jujur aja, selama mengonsumsi SoMan selama sebulan, belum berefek pada keseimbangan hormon saya.

Jadwal Mens di Aplikasi

Saya maklum akan hal ini karena masalah hormon merupakan masalah yang kompleks. Faktor makanan dan gaya hidup sangat berpengaruh pada keseimbangan hormon. Pun begitu dalam mengonsumsi SoMan, hasil tiap orang tidak bisa sama. Apalagi SoMan mengandung bahan alami jadi efeknya tidak bisa langsung terlihat saat itu juga. Butuh waktu untuk bisa merasakan manfaat SoMan. 

Dalam pengujian klinis di UGM terhadap penderita diabetes dilakukan selama 3 bulan baru terlihat hasilnya. Maka konsumsi selama sebulan bagi saya belum berdampak secara signifikan. 

Namun tidak salahnya kalau kamu ingin mencoba mengonsumsi SoMan dan merasakan manfaatnya karena SoMan adalah kebaikan alam dari Indonesia. 


8 comments:

  1. Wah lengkap banget infonya mba Pipit, makasih yaaa...

    ReplyDelete
  2. wah ternyata so man ini lagi booming ya, soalnay mertuaku juga minat dibeliin

    ReplyDelete
  3. Aku belum pernah pakai Soman. Jadi penasaran untuk mencoba

    ReplyDelete
  4. Hargax brp pit?bisa beli dmn?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harga 200ribuan. Bisa beli di apotek.

      Delete

Powered by Blogger.

Recent Posts

    Follow Me

    Page Views

    Copyright © Pipit Widya | Powered by Blogger
    Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com