Mata, Maya dan Nyata


Yang kulihat akan kurekam dengan baik dalam kotak memori, meski tak dapat semuanya, kadang enak dipandang atau enek meski sekilas memandang. Semua yang tersaji tak dapat kulihat dengan mataku sendiri, perlu jendela untuk membukanya. 

Apa yang kulihat tak sama setiap harinya. Terkadang sesuai angan banyak juga yang melayang dari harapan. Semua memberi warna, menorehkan cerita yang berbeda. 

Mungkin ini mengapa Tuhan menciptakan sepasang mata. Melihat dari dua sisi yang berbeda. Bukan untuk melihat semata tetapi memaknai apa yang dilihatnya. Di dalam mata ada yang maya dan ada yang nyata.



-Sabtu dini hari, pelampiasan karena belum mengantuk-

No comments