Tuesday, April 25, 2017

SoMan, Kebaikan Alam dari Indonesia

Saya senang sekali ketika mengikuti acara Blogger Day 2017 by SoMan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati ulang tahun Blogger Crony ke-2. Rangkaian acara Blogger Day 2017 saya ceritakan terpisah di sini. Di balik kesuksesan acara Blogger Day tentu saja tak lepas dari campur tangan panitia dan para pendukung acara ini, salah satunya yaitu SoMan.



Jujur ya, awalnya saya juga tidak tahu tentang SoMan. Nah, di acara Blogger Day sewaktu sesi Blogger Bersama SoMan, acaranya seru banget. Para peserta dibagi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok diberi kartu yang bergambar buah, sayuran, dan rempah dari Indonesia. Permainannya yaitu kami disuruh mengelompokkan dengan benar yang mana buah, sayuran, dan rempah.

Meski terlihat sepele namun banyak sekali yang salah dalam mengelompokkan. Akhirnya kelompok saya kalah, huhuhu. Saya tes ya. Tomat itu termasuk buah atau sayuran? Lalu, belimbing wuluh termasuk golongan mana hayooo?  

Apa tujuan dari permainan ini? 

Ternyata kami baru sadar bahwa begitu banyak kekayaan alam di Indonesia yang mempunyai manfaat sangat besar bagi kesehatan. Dan, betapa sedikitnya kita yang tahu akan hal ini. Bahkan untuk membedakan antara buah dan sayur saja masih salah.

Indonesia sebagai negara tropis dan berada di garis khatulistiwa, dianugerahi kekayaan alam yang melimpah. Banyak sekali tanaman yang tumbuh subur di tanah Indonesia. Mau menanam buah, sayuran, dan rempah pun juga mudah. Maka tak heran, komoditas inilah yang dulu diincar oleh penjajah.

Komoditas di bidang pertanian yang meliputi buah, sayuran, dan rempah di Indonesia sebenarnya sangat melimpah. Hasil pertanian ini akan diolah menjadi aneka produk yang sudah turun menurun digunakan oleh masyarakat, misalnya saja jamu. Iya, jamu dipercaya merupakan produk herbal yang berguna bagi kesehatan. Sejak ratusan tahun lalu, nenek moyang kita menggunakan bahan-bahan dari kekayaan alam Indonesia untuk membuat jamu. 

Masyarakat Indonesia secara turun-temurun menggunakan jamu untuk menjaga kesehatan dan mengobati berbagai penyakit. Mereka minum jamu karena percaya akan khasiatnya dan minim memberikan efek negatif pada tubuh. Sehingga hal ini memunculkan kesadaran untuk kembali ke alam. Maka tak heran saat ini slogan back to nature menjadi sebuah gerakan perubahan gaya hidup yang mendunia. 

Hal inilah yang digunakan sebagai dasar pembuatan SoMan. Sozo Formula Manggata 1 atau SoMan adalah obat herbal dalam bentuk cair (tetes) yang diformulasikan untuk meningkatkan imun dan menjaga tubuh tetap sehat. Bahan untuk membuat SoMan yaitu campuran 18 buah-buahan, 12 sayur-sayuran, dan 9 rempah terpilih. SoMan mengandung senyawa fitonutrien yang baik untuk menjaga imun tubuh dan menjaga kesehatan. SoMan juga mengandung multivitamin (A,C,E,K), asam amino esensial dan non-esensial, EPA, DHA, dan omega (3,6,9).

Wow, saya takjub ketika tahu bahan baku untuk membuat SoMan adalah 39 bahan-bahan alami dari kebaikan alam Indonesia. Saya baca berulang kali komposisi di kemasannya dan tidak mendapatkan tulisan bahan kimiawi. Semua bahan yang tertera adalah campuran buah, sayuran, dan rempah dari Indonesia. Maka di kemasannya ada peringatan bahwa SoMan harus habis dalam 30 hari setelah botol dibuka.

Bahan Alami SoMan

#Keunggulan SoMan

SoMan adalah obat herbal yang menggunakan kekayaan alam dari Indonesia mempunyai beberapa keunggulan yaitu :

1. Terbanyak 
SoMan merupakan obat herbal yang bahan bakunya terbanyak yaitu terdiri dari 39 bahan alami yang terdiri dari buah-buahan, sayur-sayuran, dan rempah Indonesia.

2. Tekuat 
SoMan langsung bekerja ke masalah kesehatan dan menjaga imun tubuh.

3. Tertinggi
SoMan merupakan obat herbal yang pH-nya paling tinggi yaitu 9,1-9,4 sehingga mendekati basa.

4. Terkompleks
Proses bahan-bahan dalam pembuatan SoMan dilakukan secara bioteknologi modern selama 9-12 bulan di pabrik yang berstandar CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Benar) 

5. Teruji dan Terpercaya,
SoMan telah mengantongi serangkaian uji antara lain Uji Kandungan & Toksisitas di Lab Saraswanti Indo Genetech, Uji Fitokimia di LPPM IPB, Uji Pre Klinik Kolesterol di Universitas Pancasila, dan Uji Klinik Diabetes di Universitas Gadjah Mada.

6. Terbukti
Banyak konsumen yang merasakan khasiat SoMan. 

7. Terbaik
Karena 100% mengandung bahan alami, SoMan tidak memberatkan kerja ginjal dan hati sehingga aman dikonsumsi jangka panjang oleh segala usia.

#Cara Pemakaian SoMan

Untuk menjaga imun tubuh, SoMan dikonsumsi 5 tetes 3x sehari. Sedangkan dosis untuk pencegahan penyakit ataupun pemulihan penyakit yaitu 7-10 tetes 3x sehari. Caranya, larutkan SoMan ke dalam 50-100 ml air putih. Ingat ya, airnya jangan air panas. Konsumsi SoMan saat bangun tidur, sebelum makan siang, dan sebelum tidur atau dalam keadaan perut kosong. 

SoMan juga bisa dikombinasikan dengan obat medis. Caranya, konsumsi SoMan dua jam sebelum minum obat medis.

#Pengalaman Mengonsumsi SoMan

Di Acara Blogger Day, seluruh peserta mendapat SoMan yang bisa dicoba di rumah. Selama mengonsumsi SoMan selama sebulan, saya kadang minum kadang lupa. Seringnya saya lupa saat mau minum sebelum tidur karena saya orangnya gampang ngantuk. Kalau tidur malam, saya seringnya ketiduran ketika rebahan di sofa bed.

Saat saya menuang SoMan ke dalam gelas, tampak cairan berwarna coklat. Begitu pun saat tetesan SoMan dan air saya aduk, air berubah agak sedikit coklat.



Rasanya seperti minum air putih biasa tapi agak terasa basa. Kalau orang Jawa bilang, agak sepo sedikit.

Selama mengonsumsi SoMan, BAB lancar. Jujur aja, selama ini saya menjalankan food combining jadi tidak ada masalah berarti selama BAB. Namun jika kurang serat dari sayuran, kadang BAB saya agak keras. Biasanya saya cheating saat weekend jadi terkadang saya kurang serat. Berkat mengonsumsi SoMan, BAB agak lancar.

Waktu tes kesehatan dan kebugaran di Acara Blogger Day, hasil tes gula darah dan kolesterol saya normal. Jadi untuk kasus ini, saya tidak ada masalah.

Masalah saya yaitu gangguan hormon karena saya penderita PCO. Tiap bulan saya haid tidak teratur, seringnya mundur. Selama ini saya mencatat jadwal haid di kalender dan aplikasi. Jujur aja, selama mengonsumsi SoMan selama sebulan, belum berefek pada keseimbangan hormon saya.

Jadwal Mens di Aplikasi

Saya maklum akan hal ini karena masalah hormon merupakan masalah yang kompleks. Faktor makanan dan gaya hidup sangat berpengaruh pada keseimbangan hormon. Pun begitu dalam mengonsumsi SoMan, hasil tiap orang tidak bisa sama. Apalagi SoMan mengandung bahan alami jadi efeknya tidak bisa langsung terlihat saat itu juga. Butuh waktu untuk bisa merasakan manfaat SoMan. 

Dalam pengujian klinis di UGM terhadap penderita diabetes dilakukan selama 3 bulan baru terlihat hasilnya. Maka konsumsi selama sebulan bagi saya belum berdampak secara signifikan. 

Namun tidak salahnya kalau kamu ingin mencoba mengonsumsi SoMan dan merasakan manfaatnya karena SoMan adalah kebaikan alam dari Indonesia. 


Continue Reading…

Sunday, April 23, 2017

Cerita tentang Blogger Day 2017

Hari Sabtu, tanggal 18 Maret 2017, saya semangat memulai hari karena akan ikut acara Blogger Day 2017. Acara Blogger Day 2017 diselenggarakan dalam rangka ulang tahun Blogger Crony ke-2 yang bekerja sama dengan SoMan. 

Semula saya pesimis akan keseruan acara ini mengingat hari itu hujan cukup deras. Hal ini membuat beberapa anggota terpaksa datang terlambat di lokasi acara. Notifikasi di grup percakapan tak henti berbunyi mengabarkan kabar masing-masing peserta.

Saya pun demikian. Sempat merasa bersalah karena terlambat datang ke Stasiun Bogor. Stasiun ini merupakan titik kumpul blogger yang akan menggunakan transportasi umum ke lokasi. 

Keterlambatan ini dikarenakan saya harus bersabar dengan aplikasi transportasi online. Mungkin karena hujan, beberapa driver sempat nggak mau menerima orderan. Setelah aplikasi muter-muter  15 menit mencari driver, akhirnya saya dapat driver juga.  

Ah, lega rasanya ketika sudah sampai di stasiun Depok Lama dan bersiap ke Bogor. Sepanjang jalan menuju Bogor, hujan masih saja turun. Meski hujan tapi hati saya tetap senang. Nggak sabar rasanya untuk segera ambil bagian di acara Blogger Day.


Benar saja, begitu sampai di Stasiun Bogor, beberapa blogger sudah datang. Mereka saling ngobrol satu sama lain sambil menunggu teman-teman yang belum datang. Peserta yang datang dihandle oleh koordinator transportasi yaitu Mba Yayat. Mbak yang mungil namun cekatan ini menjalankan tugasnya dengan baik sekali.  

Jujur, ini kali pertama saya bertemu dengan Mbak Yayat. Kesan pertama bertemu dengan Mba Yayat begitu terasa, hahahahaha. Saya yakin, kesan pertama ini merupakan bentuk keramahan Blogger Crony dalam merangkul anggotanya. 

Saya sangat terkesan dengan keramahan dan kesederhanaan yang ditampilkan panitia di acara Blogger Day 2017. Meski acara tersebut sudah berlalu namun gaungnya masih bisa didengar baik di dunia nyata maupun maya. Tsaaah.^-^. 

Blogger Day 2017 berlangsung selama dua hari, tanggal 18-19 Maret 2017 di Kampung Wisata Rumah Joglo, Bogor. Aselik, acara ini seru banget. Rasanya saya belum bisa move on saat bertemu dengan 96 blogger di acara tersebut. Maklum, ini pertama kalinya saya ikut acara blogger yang pesertanya banyak banget dan menginap pula, hahahaha.

Acara Blogger Day termasuk paket komplit. Selain sebagai ajang silaturahmi, tambah ilmu tentang branding dan blogging, para peserta juga diajak untuk berolah raga sekaligus cek kesehatan. Jarang lho ada acara blogger yang seperti ini. Dapet fun-nya, ilmunya, tapi nggak melupakan kesehatan. Sedaaap banget dah acara yang diselenggarakan oleh Blogger Crony ini. 

Eh, by the way, kamu tahu nggak sih Blogger Crony itu kroninya siapa? Saya mau cerita tentang Blogger Crony dulu ya. Tak kenal maka tak sayang dong, ya. 

#Tentang Blogger Crony

Blogger Crony merupakan komunitas blogger yang didirikan oleh Mbak Wardah Fajri atau yang biasa dipanggil Wawa Raji. Beliau bersama suaminya yaitu Mas Satto Raji, serta Mba Anesa Nisa mendirikan komunitas ini pada tahun 2015. Dengan tagline "blogging, networking, empowering", komunitas ini mengajak anggotanya untuk selalu meningkatkan ilmu blogging dengan tidak melupakan networking. 

Saya masuk ke komunitas ini diajak oleh mba Anesa Nisa, yang saya kenal di acara blogging. Saya masih ingat banget waktu itu Mba Anesa Nisa masih mengubah-ubah nama komunitas ini. Hingga sekarang komunitas ini menjadi Blogger Crony. Saya nggak menyangka kalau Blogger Crony berkembang pesat. 

Yah, secara orang-orang di balik layar komunitas ini sangat berpengalaman di bidangnya. Ditambah dengan networking yang luas, membuat Blogger Crony selalu mengadakan acara yang tematik. Nah, acara pertama yang saya ikuti yaitu media gathering tentang penyakit jantung pada tahun 2015 lalu. Acara tersebut memberikan pengetahuan bahwa orang yang berpenyakit jantung masih bisa produktif. Cerita lengkapnya bisa dibaca di sini, ya. 

Acara bertema kesehatan memang menjadi andalan Blogger Crony sehingga keseruan Blogger Day tidak meninggalkan unsur kesehatan. Jadi para peserta nggak hanya tahu tentang perkembangan dunia maya dan blogging saja namun juga diajak untuk lebih sadar pentingnya kesehatan.

Oke, saya akan cerita tentang rangkaian acara Blogger Day 2017, ya.

#Social Media Vs Real World

Materi ini dibawakan oleh Ferri Yuniardo selaku Founder & Creator Dikidi.com. Mas Ferri mengatakan bahwa kita harus pintar menyikapi sesuatu di dunia maya sebab dunia maya bukan dunia yang sesungguhnya. 

Postingan di dunia maya kebanyakan sesuatu yang hanya tampak baik dari si pemilik akun. Padahal hal itu bisa saja berbeda dengan kehidupan aslinya. Makanya, jangan baperan dan berlebihan dalam berinteraksi di dunia maya.

Mas Ferri menyarankan agar kita sebaiknya memposting hal-hal yang positif. Cepat atau lambat, hal ini akan berdampak baik ke masyarakat, terutama pada generasi muda. Jika dunia maya hanya berisi hal-hal yang negatif, bagaimana nasib generasi muda nantinya? 

Sebarkanlah terus informasi yang positif dengan cara memberi like atau me-retweet postingan. Menurut survei, orang Indonesia tuh pelit banget me-retweet postingan karena mereka nggak mau orang lain terkenal. Duh, padahal hal ini berbeda dengan gaya orang luar negeri dalam berinteraksi di dunia maya. 

Misalnya saja, di Malaysia. Ada lho orang Malaysia yang cuitannya di-retweet ribuan kali padahal followernya cuman 200-an doang. Kalau di Indonesia, gimana ya? Dengan followers segitu, mungkin nggak ya bisa mendapat retweet ribuan? 

#SoMan Blogger Gathering

Nah, ini acara yang bikin saya penasaran dengan SoMan. Apa sih SoMan itu kok bisa bekerja sama dengan Blogger Crony mengadakan acara keren seperti ini? Banyak hal baru yang saya ketahui tentang SoMan. Saya juga makin tahu tentang manfaat kekayaan alam Indonesia yang melimpah. Postingannya terpisah ya, biar nggak kepanjangan, hahahaha.


#Germas

Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yaitu drg. Kartini Rustandi, M.Kes memperkenalkan Germas. Germas atau Gerakan Masyarakat Sehat, yaitu upaya dari Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang arti pentingnya kesehatan. Masyarakat diajak untuk berperilaku hidup sehat dengan cara meningkatkan aktivitas fisik, konsumsi makanan yang bergizi, dan rutin memeriksakan kesehatan. 

Tim dari Kemenkes komplit banget lho. Di samping memberikan materi dan mengajak peserta untuk menggerakkan badan, esok harinya tim dari Kemenkes melakukan tes kesehatan dan kebugaran.

#Personal Branding dan Attitude

Selain sebagai blogger, kamu ingin dikenal sebagai apa? Hal apa yang melekat pada dirimu hingga orang akan mengingatnya? Nah, ini yang dibahas pada materi tentang personal branding dan attitude. Jika kita mempunyai ciri khas dan berperilaku baik, maka kita akan dikenal sebagai blogger yang baik pula.

Materi yang menarik ini disampaikan oleh Ririn Rosaline. Mba Ririn merupakan Personal Branding, Public Speaking, and PR Skills Facilitator & Trainer Associate Consultant for Marketing Communication at toska PR. 

Personal branding dan attitude berkaitan satu sama lain. Jika attitude kita buruk maka branding kita juga akan turun. Personal branding tidak hanya soal branding saja namun meliputi beberapa komponen, antara lain value, skill, behaviour, total look, uniqueness, authentic, achievement, strength, and goal. 

Sedangkan attitude dimulai saat berjabat tangan, cara berbicara, berpenampilan dan berperilaku hingga membuat kesan kita adalah orang yang baik dan ramah. Dengan demikian, blogger harus menjaga attitude agar sikap kita mencerminkan pribadi yang rendah hati.

#Menulis Review Elegan

Hari sudah larut malam namun acara masih berlanjut. Jujur sih, meski sudah malam tapi saya masih semangat dengan materi ini. Beberapa blogger juga demikian. Mereka antusias karena pematerinya lucu sehingga peserta tidak mengantuk. 

Materi review elegan disampaikan oleh Anwari Natari atau yang akrab dipanggil Mas Away, selaku Editor, Trainer & Fasilitator Bahasa dan Komunikasi. Selama materi ini, kami semua lebih banyak tertawa karena Mas Away memberikan contoh kalimat yang umum digunakan oleh masyarakat. Tapi kalau kalimat tersebut dibaca lebih dalam lagi, logika dari tulisan tersebut lucu. 

Blogger memang tak bisa lepas dari dunia tulis menulis. Dalam menulis blog, meski dengan gaya bahasa yang bebas namun aturan kepenulisan secara benar tetap diperlukan. Sebelum tulisan dipublish, sebaiknya diedit dulu. Blogger wajib membaca postingan dengan baik. Cermati dan rasakan, apakah ada yang aneh dengan kalimatnya? Apakah kalimat yang dibaca mudah dipahami oleh pembaca?

Selain itu, panjang pendek tulisan dan aturan EYD tetap diperhatikan supaya postingan enak dibaca. Dengan demikian, informasi yang disampaikan dapat dimengerti oleh pembaca.


#Tes Kebugaran 

Hari Minggu pagi, peserta Blogger Day berkumpul di lapangan untuk melakukan tes kesehatan dan kebugaran. Tes kesehatan dan kebugaran dibantu oleh tim dari Kementerian Kesehatan. Tes ini untuk mengetahui kesehatan para blogger karena sehat belum tentu bugar, lho. 

Tes kesehatan dimulai dari penimbangan berat badan, cek tensi, gula darah, dan kolesterol. Untuk tes kebugaran, peserta disuruh mengelilingi lapangan 12 kali atau setara dengan 1,6 kilo. Jika berlari usahakan untuk tetap lari. Sebaliknya, jika ingin jalan kaki baiknya tetap jalan kaki. Jadi nggak boleh lari lalu jalan. 

Hasil dari tes ini akan dinilai oleh tim dari Kemenkes dengan mencocokkan semua hasil tes ke Kartu Menuju Bugar. Hasil tes kesehatan saya, tensi agak tinggi karena malamnya saya tidak bisa tidur nyenyak. Sedangkan tes gula darah, kolesterol, dan kebugaran semuanya bagus. Oia, untuk lemak, saya masuk dalam kategori obes karena body cell saya lumayan tinggi dari usia sebenarnya.   

Itu tadi rangkaian acara Blogger Day 2017 di Kampung Wisata Rumah Joglo. Banyak sekali keseruan dan kelucuan selama acara berlangsung. Saya berharap agar Blogger Crony dapat mengadakan acara Blogger Day setiap tahun. Acara ini terbukti mampu mengumpulkan blogger dari beragam komunitas. Dengan sharing dan berbagi seperti ini kita mampu mengikat tali persaudaraan sesama blogger. 

Foto milik Mba Yayat

Terima kasih dan sukses terus ya untuk Blogger Crony.^-^. 




Continue Reading…

Tuesday, April 18, 2017

Mataram, Destinasi Wisata di Pulau Lombok dengan Akomodasi Murah Meriah

Semenjak Bandar Udara Internasional Lombok pertama kali dioperasikan pada Oktober 2011 lalu, geliat pariwisata di pulau yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat ini semakin terlihat. Banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang kemudian datang karena terpesona dengan wisata alamnya.

Seiring perkembangan pariwisata di Pulau Lombok, Kota Mataram pun mulai dilirik para wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan mereka. Apa saja sih yang membuat para wisatawan terpikat untuk mengunjungi ibu kota dari Pulau Seribu Masjid ini?

(sumber : anekatempatwisata.com)

Daya tarik Kota Mataram tak hanya berasal dari panorama Pantai Senggigi, namun juga kultur masyarakatnya yang masih memadukan Adat Sasak dan Adat Bali dalam keseharian mereka. Tak hanya budaya masyarakatnya, objek wisata yang menjadi andalan kota Mataram pun masih kental dengan nuansa tempat peribadatan umat Hindu.

Pura Taman Air Mayura yang terletak di Kecamatan Cakranegara misalnya, merupakan objek wisata yang banyak menyimpan sejarah kerajaan yang pernah berjaya di Lombok Nusa Tenggara. Selain Pura Taman Air Mayura, ada pula Pura Meru yang berlokasi di pusat bisnis Cakranegara.

Tak hanya pura yang bisa dikunjungi para wisatawan karena di Kota Mataram juga berdiri Masjid Islamic Center Lombok yang terkenal dengan Menara 99-nya. Masjid yang memiliki kubah dengan motif batik khas Sasambo ini  merupakan masjid yang terbesar di NTB.

(sumber : dolandolen.com)

Satu hal lagi yang membuat Pulau Lombok dan Mataram menjadi destinasi wisata favorit para wisatawan. Apa lagi jika bukan biaya akomodasinya yang jauh lebih murah jika dibandingan daerah wisata lainnya yang ada di Indonesia. 

Menginap di hotel bintang 5 seperti Favehotels Langko Mataram, bisa menjadi pilihan terbaik bagi kamu yang mendambakan penginapan dengan konsep yang modern sekaligus nyaman. Tipe kamar di Favehotels Langko Mataram terdiri dari Standard Room Only, Standard with Breakfast hingga Deluxe Room. Kamu hanya mengeluarkan uang mulai dari Rp300ribu-an per malam untuk menginap di sini.

Menemukan hotel murah di Mataram sebenarnya sangat mudah. Kenyamanan menginap di hotel bintang 4 dengan budget Rp300ribu-an pun bukan hal yang sulit didapat. Para wisatawan bisa mencoba “Idoop Hotel” yang menawarkan akomodasi dengan konsep chic dan stylish.

Setiap kamar didesain dengan skema warna putih dan biru pinus. Fasilitas kamar di hotel ini dilengkapi AC, TV kabel layar datar dan brankas. Dari hotel ini, kamu hanya perlu berjalan kaki 10 menit menuju Mataram Mall.

Jika ingin mendapatkan akomodasi dengan fasilitas lengkap dengan harga yang ekonomis, hotel budget di Airy Rooms juga bisa menjadi pertimbangan. Alternatif ini tentu bisa lebih menghemat pengeluaranmu selama berlibur di Mataram.



Airy Rooms sebagai penyedia akomodasi terpercaya menyediakan kamar ber-AC dengan TV layar datar, perlengkapan kamar mandi, shower air hangat, air minum, serta Wifi gratis.

Semua fasilitas tersebut bisa kamu dapatkan dengan harga yang murah di Airy Rooms. Booking kamar di jaringan hotel Airy Rooms juga sangat mudah, dengan sistem pembayaran menggunakan kartu kredit dan transfer bank.

Pemesanan bisa dilakukan dengan mengunjungi website Airy Rooms atau melalui aplikasi di Android dan iOS. Ayo kunjungi website Airy Rooms dan unduh aplikasinya di ponsel pintarmu untuk memesan kamar dengan penawaran harga yang menarik.

Selamat berlibur di Mataram, ya!

Continue Reading…

Wednesday, April 12, 2017

Canon EOS, Kamera Kenangan

Saya yakin kalau Teman-teman punya barang kenangan. Iya to? Jumlahnya berapa? Satu, dua, tiga,...banyaak kan? Jika melihat barang tersebut pastinya kamu akan terkenang dengan memorinya. Bisa saja karena barang itu pemberian dari orang spesial atau cara mendapatkannya yang penuh perjuangan. Barang kenangan pasti deh bakal disimpan rapi. Serapi kenangan yang mungkin tak kan pernah hilang.*halah

Kalau ngomongin soal barang kenangan, saya juga punya nih. Banyak sih sebenernya. Tapi barang yang paling saya suka untuk saat ini adalah kamera. Saya menyebutnya kamera kenangan. Hahaha, berasa lebay ya ada kenangannya. Tapi memang sih, bagi saya kamera ini memang memorable banget karena ada cerita di balik itu. 

Kameranya mirrorless Canon tipe EOS M. Kamera ini dibeli oleh pak suami waktu dinas di Jepang. Kenapa beli di sana? Pak suami membeli kamera tersebut supaya ada barang kenangan yang mengingatkan perjalanan dinas waktu itu. Tapi, di Indonesia banyak juga kok yang menjual kamera mirrorless. 

Kamera Kenangan

Untuk mendapatkan kamera tersebut, kami harus hitung-hitungan dulu, duitnya cukup atau enggak. Yah, secara tinggal di negeri orang kalau tekor kan nggak lucu to? Masak iya, mampu beli kamera tapi makannya diirit banget atau malah nggak jalan-jalan. Huhuhu, rugi bandar dong yes. Mumpung nih mumpung.^-^

Setelah duit dirasa cukup, lalu kami cari info tempat yang jual kamera murah di mana. Untuk hunting tempat, kami nyari wangsit dulu ke mbah gugel. Saya dan pak suami sempat hunting kamera di daerah Shinjuku. Namun akhirnya beli di Tokyo. Hhhmm, tepatnya pak suami yang ke Tokyo beli kamera sendirian, hahaha. 

Waktu membeli kamera tersebut sebenarnya antara butuh nggak butuh sih sebab kami berdua belum mahir fotografi. Namun melihat beberapa keunggulan kamera mirrorless Canon kok jadi pengen ya, hahahaha. Jadilah pak suami pulang kerja di hari terakhir dinas langsung ke Tokyo. Saya yang waktu itu sedang packing di apartemen cuman berdoa semoga dapet kamera incarannya. 

Hasil Foto 

Kata pak suami, untuk mendapatkan kamera mirroless Canon ini, dia harus cek toko sebelah, lho. Hahahaha, biar dapat yang murah. Apalagi waktu itu pulang kerja dan sudah malam pula. Jadi dia harus buru-buru karena takut toko mau tutup. Maklum lah ya, toko-toko di sana banyak yang tutup jam 9 malam. Makanya pak suami agak malam sampai di apartemen. Yah, meski pulang agak larut tapi alhamdulillah pak suami dapet kamera mirrorless Canon kesayangan. 

Bagus kan?

Sejak punya kamera mirrorless Canon ini, kami berdua jadi pengen jalan-jalan terus. Lha kalau nggak dipakai buat foto-foto spot yang ciamik buat apa? Kalau cuma nganggur di rumah aja ya kasihan dong kameranya. Kasihan karena keunggulan kamera mirrorless ini kurang dimaksimalkan. 

Kamera EOS M merupakan produk mirrorless pertama dari Canon. Bentuknya compact dan ringan karena terbuat dari magnesium alloy dan stainless steel. Bentuknya simpel jadi nggak perlu pakai DSLR yang agak rempong bawanya.

Ciamik nih

Kalau dari segi teknisnya, saya kurang tahu banyak karena nggak menguasai teknik fotografi. Saya tahunya cuman hasil fotonya bagus banget. Fiturnya banyak dan sudah touch screen. Dan, yang terpenting yaitu hasil fotonya oke. Nah, poin-poin tersebut cukup buat saya nih yang baru belajar foto. 

Untuk mendapatkan kamera mirrorless Canon seperti ini, kamu juga bisa beli secara online. Dengan membeli online, kamu bisa menghemat waktu dan biaya transport. Jadi tambah praktis kan? 






Continue Reading…

Monday, April 03, 2017

Dengan Deterjen Easy, Nyuci Jadi Enteng dan Bikin Hati Gembira

Sejak menikah saya baru merasakan bahwa wanita memang makhluk yang kuat. Banyak sekali hal-hal yang dapat dilakukan oleh wanita di tempat kerjanya ataupun di rumah. Terlepas dari profesinya, wanita tak bisa meninggalkan peran sebagai seorang ibu yang mengurus rumah tangga. Meski terlihat sepele tapi urusan rumah cukup menguras tenaga dan waktu sehingga ibu seakan kekurangan waktu luang untuk dirinya sendiri. 

Saat ini, saya berada di kondisi demikian, menjadi ibu rumah tangga yang setiap hari dasteran dan mengurus rumah. Pekerjaan rumah seperti nggak ada habisnya. Mulai dari pagi sampai malam selalu saja ada kerjaan. Apalagi kalau ngomongin cucian. Duh, ini pekerjaan yang bikin capek karena tiap hari selalu ada pakaian yang kotor. Pengennya sih cuma dikedipin aja trus cling jadi bersih dan rapi. Hahahahaha, ibu-ibu pasti pernah punya pemikiran yang sama, kan? Hayo, ngakuuu.^-^. Rasanya kok nyuci jadi kegiatan yang berat dan bikin hati nggak gembira ya.

Ngomongin soal cucian, saya termasuk orang yang agak tricky. Meski di rumah ada mesin cuci tapi nggak semua pakaian saya cuci pakai mesin. Sebelum mencuci, saya selalu memilah dulu pakaian mana yang masuk mesin dan yang nggak masuk mesin. Pemilahan pakaian berdasarkan bahan dan warna. Jadi, saya nggak mau kalau pakaian cepat rusak gara-gara mesin cuci atau malah kelunturan. 

Pakaian yang bahannya cukup tebal seperti jeans, kaos, seprei, dll, biasanya saya cuci pakai mesin. Untuk pakaian tertentu misalnya pakaian dalam, jilbab, baju yang tipis, batik, seringnya saya cuci dengan cara manual. Cara ini cukup ampuh untuk menjaga pakaian tetap awet. 

Iya sih meski pakaian agak awet tapi ada usaha yang lumayan capek. Mencuci manual tentu saja berbeda dengan mesin. Mulai dari merendam, kemudian saya harus mengucek atau membersihkan nodanya pakai tangan, lalu membilasnya. Kadang membilas cucian nggak cukup sekali. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan ini semua? Kalau waktu hanya habis untuk mengurus cucian, apa kabarnya pekerjaan yang lainnya dan me time? Hahahahaha.

Sebagai ibu rumah tangga, saya dituntut untuk lebih pintar membagi waktu karena kerjaan di rumah cukup banyak dan menguras tenaga. Nah, pembagian waktu saat mencuci, bagi saya cukup penting supaya saya punya banyak waktu luang untuk melakukan kegiatan yang lain. Seringnya saya melakukan dua pekerjaan dalam sekali waktu. Saat cucian digiling mesin, saya juga mengucek cucian yang nggak masuk mesin. Dengan begini, cucian bisa beres semua. 

Tapi untuk bisa mencuci dengan cepat dan hasilnya bersih, sabun cuci yang dipakai juga ngaruh, lho. Nggak enak kan kalau udah merendam baju ternyata nguceknya lama karena noda susah hilang? 

Banyaknya sabun cuci di pasaran membuat ibu sulit untuk memilih. Kalau belanja bulanan di super market, seringnya saya melihat ibu-ibu belanja sabun karena harganya yang murah atau yang ngasih hadiah piring cantik. Bener, nggak? Jarang banget yang memperhatikan formula atau bahan-bahan yang terkandung di dalam sabun tersebut. 

Nah, saya jatuh cinta dengan sabun deterjen Easy varian Romantic Flowers yang kemasannya berwarna pink. Saya jatuh cinta karena aroma bunganya yang tahan lama dan bahan yang terkandung di dalamnya. Sabun Easy mengandung zat aktif yang ramah lingkungan. Selain itu, sabun deterjen Easy membuat pakaian menjadi bersih kilat, wangi, dan lembut di tangan. 

Suka dengan aroma Romantic Flowers


#Sabun Deterjen Easy

Sabun deterjen Easy merupakan merek deterjen unggulan dari Jepang yang diproduksi oleh PT Kao Indonesia. PT Kao sudah dipercaya oleh masyarakat Indonesia sebagai produsen yang selalu menghadirkan produk berkualitas dan menjadi legend di masyarakat. PT Kao melalui sabun Easy memberikan solusi cerdas untuk membantu para wanita agar tugas mencuci pakaian menjadi lebih mudah dan cepat terselesaikan baik menggunakan tangan maupun mesin cuci.

Sabun deterjen Easy memiliki kandungan surfaktan biodegradable yang ramah lingkungan. Jumlah zat aktif saat pengemasan yaitu surfaktan utama 20% dan builder 37%. Kandungan zat aktifnya menjadikan sabun deterjen Easy mudah terurai dan tidak mencemari lingkungan. Selain itu, adanya inovasi terbaru ini menjadikan cucian bersih kilat. 

Sabun Deterjen Easy dengan inovasi terbaru menjadikan 1 (satu) kali kucek yang setara dengan sepuluh kali kucek jika menggunakan deterjen lain dan 1 (satu) kali bilas yang setara dengan tiga kali bilas deterjen lain. Dengan inovasi ini, mencuci pakaian serasa dibantu kekuatan 10 tangan, sehingga ibu dapat menyelesaikan pekerjaan mencuci dan tugas rumah tangganya dengan lebih mudah dan cepat. Lebih cepatnya pekerjaan rumah tangga yang terselesaikan, memungkinkan ibu untuk memiliki waktu luang yang lebih banyak.

Memanfaatkan waktu luang dengan baik sangat berguna bagi kesehatan jiwa dan raga apalagi jika waktu luang digunakan untuk kegiatan yang positif. Contohnya waktu luang dapat diisi dengan kegiatan aktualisasi diri seperti berolahraga yang berguna untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. 


#Pengalaman Memakai Sabun Deterjen Easy

Saya suka memakai sabun deterjen Easy karena kemasannya mudah disobek dan mudah dituang. Untuk membuka kemasan, nggak perlu pakai gunting. Cukup disobek dengan tangan lalu tuang ke dalam mesin cuci atau ember. 




Cara mencuci dengan sabun deterjen Easy supaya nyuci jadi enteng :

1. Pisahkan cucian yang mudah luntur

Tiap kali mencuci, sebaiknya kita pisahkan dulu pakaian yang mudah luntur. Pakaian yang biasanya dipisah yaitu jeans, batik, dan bahan lain yang mudah luntur. Sayang kan kalau punya pakaian rusak karena kelunturan, padahal hal ini bisa dicegah.

2. Larutkan satu genggam Easy ke dalam kurang lebih 10 liter air



3. Rendam cucian selama 30 menit

Perendaman cucian selama 30 menit supaya kotoran yang menempel dapat terangkat sempurna. Sambil merendam cucian, kita bisa melakukan aktivitas lain misal mencuci piring, menyapu, mengepel, dll. Dengan begini kita nggak buang waktu secara percuma kan?

Rendaman cucian yang mudah luntur dipisah

4. Kucek dengan sedikit tenaga

Mengucek merupakan aktivitas mencuci yang membutuhkan banyak tenaga. Namun dengan inovasi terbaru dari Easy yaitu 1 kali kucek setara dengan 10 kali kucek deterjen lain membuat kegiatan mengucek jadi enteng. Kalau mengucek serasa dibantu dengan kekuatan 10 tangan, ibu mana yang nggak senang?



5. Bilas cucian sampai bersih

Dengan inovasi terbarunya, sabun Easy cukup sekali bilas. Hanya dengan sekali bilas, tentu saja membuat ibu gembira karena kegiatan mencuci lebih hemat waktu dan juga hemat air. Sehingga mencuci dengan deterjen Easy sangat efektif, ramah lingkungan, dan ramah di kantong. 

Bilasan air pertama sudah bersih dan nggak banyak busa

#Kampanye Easy Gembira

Seperti yang telah saya tulis di paragraf awal bahwa wanita itu kuat dan mempunyai jadwal yang padat. Hampir tiap hari wanita berkutat dengan pekerjaan yang tak pernah usai terutama jika berbicara kodrat seorang wanita yang tak bisa lepas dari urusan rumah tangga. Terlebih pada profesi ibu rumah tangga yang seakan tidak punya waktu luang untuk mengaktualisasikan diri. Karena itu, wanita harus bisa memanfaatkan waktu luang dengan lebih menyenangkan. Salah satunya dengan olahraga.

Olahraga terbukti mampu menjaga kesehatan dan stamina tubuh. Meski sudah terbukti manfaatnya namun banyak wanita yang kurang peduli dengan olahraga. Alasannya karena mereka sibuk kerja atau mengurus rumah sehingga nggak punya waktu untuk olahraga. Padahal ada olahraga yang murah, bisa dilakukan wanita dengan mudah, dan bikin hati gembira, lho. Ibu-ibu bisa melakukan senam untuk mengisi waktu luang. 

Selain termasuk olahraga yang murah, senam adalah olahraga yang membutuhkan banyak gerak dengan iringan musik yang riang. Senam digemari oleh banyak orang karena dilakukan secara bersama-sama sehingga terlihat fun dan menyenangkan. Dengan senam, tubuh menjadi bugar dan hati menjadi gembira.

Kampanye Easy Gembira

Untuk itulah, pada Maret 2017, Easy memperkenalkan kampanye terbarunya yang dinamakan Easy Gerakan Mencuci Gembira atau "Easy Gembira". Kampanye "Easy Gembira" merupakan lanjutan dari kampanye tahun lalu yang berfokus pada pemberdayaan wanita. Kampanye tahun ini dihadirkan agar wanita dapat memanfaatkan waktu luangnya di tengah kesibukan mengurus rumah yang dilakukan sehari-sehari.

Kampanye juga bertujuan agar dapat menginspirasi kaum wanita untuk menikmati waktu luang dengan menikmati olahraga yang menyenangkan seperti senam "Easy Gembira" yang gerakannya fun, easy, dan impactful.



Kampanye Easy Gembira dilakukan dengan menyelenggarakan kompetisi senam yang mempertandingkan sekitar 4.000 wanita, di 20 titik di Jakarta. Kampanye ini didukung langsung oleh Liza Natalia, yang merupakan seorang artis sekaligus instruktur senam profesional. Liza Natalia juga bertindak sebagai juri pada kompetisi ini serta mempersembahkan sebuah video tutorial, sebagai acuan gerakan pada kompetisi senam "Easy Gembira" tahun 2017 ini. Selain itu, kampanye ini juga didukung oleh PKK DKI Jakarta, khususnya Jakarta Utara. 



Pada tingkat final, kompetisi senam "Easy Gembira" nantinya akan mempertandingkan perwakilan para grup pemenang dari 20 titik di Jakarta. Acara ini rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 9 April 2017 di Mall Artha Gading, Jakarta Utara. Aneka hadiah menarik akan dibagikan untuk beberapa kategori penilaian. 

Kemeriahan senam di Batalyon Yon Arhanudse 6, Tj.Priok

Ibu-ibu senam di RPTRA Citra Permata, Rawa Bunga

Aih, foto-foto senamnya seru ya. Ibu-ibu selalu tampil maksimal kalau ikutan lomba. Pasti heboh deh saat final nanti. Untuk melihat keseruan lomba senam "Easy Gembira" bisa dilihat di laman Facebook @easygembira.

Nah, bagi ibu-ibu yang tinggal di Jabodetabek, jika ingin melihat keseruan final lomba senam dan memeriahkan puncak kampanye "Easy Gembira" jangan lupa datang ke Mall Artha Gading pada tanggal 9 April nanti, ya.

Easy, nyuci jadi enteng. *nyanyi ^-^


*Semua foto senam diambil dari Fan Page Easy Gembira.

Continue Reading…

Sunday, April 02, 2017

Jual Rumah Pribadi Tanpa Perantara

Ini bukan iklan ya, tapi beneran saya menjual rumah pribadi tanpa perantara. Rumah ini merupakan rumah pertama yang dibangun sendiri. Membangun rumah sendiri tuh rasanya nano-nano. Tapi hal ini membuat saya jadi sedikit tahu dan belajar tentang rumah dan printilannya. Pengalaman membangun rumah sendiri pernah saya ceritakan di sini

Rumah tersebut berada di perkampungan daerah Kalimulya, Depok. Lokasi rumah dikelilingi dengan beberapa komplek, diantaranya Depok Residence, Villa Bunga, Kayu Putih Residence, Taman Anyelir, dll.

Ruang Keluarga dan Bonus Bufet Dua Muka

Selain itu, lokasi rumah dekat dengan RS Citra Medika, Global Lab School, Grand Depok City, dan Pemkot Depok. Hanya dibutuhkan waktu kurang lebih 10 menit ke lokasi-lokasi tersebut. 

Untuk angkutan umum, lokasi rumah dilalui angkot D10. Dan lokasi ini dekat dengan Stasiun Depok Lama. Jarak ke Stasiun Depok Lama sekitar 15 menit.

Dapur Menghadap Taman Belakang

Rumah tersebut kami bangun pada akhir tahun 2011 dan selesai pada awal 2012. Bisa dibilang kalau rumah ini merupakan rumah penuh kenangan karena saya dan pak suami memulai semuanya dari NOL. Dalam proses pembangunannya bahkan kami pernah kehabisan uang.-_- 

Rumah ini didesain sendiri oleh pak suami. Meski pak suami nggak ada backgorund sipil atau arsitek, tapi dia belajar tentang ilmu bangunan dari internet dan juga dari temannya di kantor. Rumah ini dirancang dan dibangun secara matang dengan konsep rumah tumbuh. Jadi rumah ini masih bisa dikembangkan lagi.

Dapur Luas Untuk Meja Makan atau Ditambah Furniture

Bahan bangunan yang digunakan berkualitas baik. Alasan pemilihan bahan bangunan yang berkualitas karena niatan awalnya, saya dan pak suami tidak akan menjual rumah. Namun, karena beberapa faktor akhirnya kami putuskan untuk dijual saja. Faktor tersebut antara lain kami belum punya momongan jadi rumah terasa lapang. Iya, luas tanah rumah kami cukup lapang dan masih bisa dibuat untuk satu rumah lagi.

Kebun Belakang Banyak Tanaman Buah-buahan

Karena konsep awal rumah ini adalah rumah tumbuh maka kami menyisakan sebagian tanah untuk dikembangkan nantinya. Halaman depan, samping dan belakang masih luas sekali. Halaman depan masih bisa dibuat garasi untuk menampung total 4 mobil. Tanah samping dan belakang jika ingin dibuat rumah masih bisa. Kalaupun tidak ingin dibangun maka bisa digunakan untuk lahan bercocok tanam. Kebetulan, halaman belakang ada beberapa macam tanaman buah, antara lain pepaya, jambu, mangga, dan alpukat.

Tampak Samping

Namun karena alasan untuk pengembangan rumah belum ada jadi kami merasa bahwa rumah ini terlalu luas dan kami sudah merasa cukup dengan bangunan yang ada. Makanya kami ingin tinggal di rumah yang kecil dan minimalis. Akhirnya kami memutuskan pindah rumah pada tahun 2015 setelah pengajuan KPR kami disetujui.

Tampak Depan dengan Pagar yang Lebar

Biar ada gambaran tentang rumahnya, berikut spesifikasi rumah yang dijual :

Alamat : Gang Haji Kocen, Kalimulya, Depok. 

Akses : Grand Depok City, Global Lab School, Pemkot Depok, Stasiun Depok Lama.

Tahun bangun : 2011

Luas Tanah : 372 m2

Luas bangunan : 84 m2 + 84 m2 (lantai 2 baru 75%)

Kelengkapan surat : SHM, IMB (lantai 1).

Spek rumah lantai 1: 
*pondasi batu kali + cakar ayam
*bata merah
*kusen samarinda oven + daun pintu / jendela meranti oven.
*lantai keramik
*teralis tiap kamar

Jumlah kamar : 
*bawah : 2+1
*atas : 3

Kamar mandi : 
*bawah : 2
*atas : 1

Sumur : Jet pump (kedalaman sekitar 20 m)

Bonus : Bufet dua muka, lemari, gorden, sofa bed serta taman buah

Harga : 850 juta

Bonus Sofa Bed

Harga tanah di sekitar lokasi saat ini mencapai 3juta/m. Kalau dihitung, luasan tanah sebesar 372 dikalikan 3juta/m maka akan didapatkan harga 1M-an. Namun, jangan khawatir kami menjual rumah tidak sampai em-em-an.

Kamar Depan

Harga yang kami tawarkan di atas termasuk sangat murah mengingat luasan tanah dan spek bangunan yang dipakai. Jika nilai tersebut digunakan untuk membeli rumah dengan luasan dan spek yang sama maka tidak akan terbeli. Apalagi jika membeli rumah di komplek.

Bonus Lemari di Kamar Tengah

Tanah yang lapang cocok bagi keluarga yang anggotanya banyak atau yang sering mengadakan acara kumpul keluarga. Karena rumah ini siap menampung 4 mobil. Selain parkiran luas, ruangan di dalam rumah juga bisa digunakan untuk acara bersama.

Kamar Mandi Depan

Kamar Mandi Belakang
Jika berminat bisa menghubungi pak suami di no.telepon (WA) 0813-9010-1654. Kami hanya melayani pembeli yang serius!

PS : Maaf ya kolom komentar saya tutup biar nggak banyak spam yang masuk. 

Continue Reading…

Friday, March 31, 2017

Menghargai Profesi Orang Lain

Ide untuk menulis postingan ini dari pak suami. Berawal dari curhatan pak suami yang sempat menjalani side job sebagai tukang ojek online. Side job ini lumayan bikin geregetan padahal uang yang didapat kadang nggak sebanding dengan usaha untuk menjemput rejeki tersebut. Tapi hal ini malah membuat kami untuk selalu melakukan hal-hal kecil yang bisa menghargai profesi orang lain.

Beberapa bulan yang lalu, pak suami mencoba side job sebagai ojek online. Iyes, pak suami jadi tukang ojek. Pak suami mendaftar sebagai tukang ojek yang sistemnya 'nebeng'. Hayoo, tahu kan yang saya maksud.^-^.

Hahahahaha, emang gaji kurang yak, sampai segitunya nyari side job? 

Hhmm, enggak sih. Justru pak suami pengen belajar dan merasakan profesi orang lain. Katanya sih penasaran dengan sistem aplikasinya serta ingin merasakan challenge sebagai driver ojek online. Profesi ini kok kayaknya banyak banget peminatnya dan lagi hits di mana-mana.

Side job sebagai tukang ojek hanya dilakukan saat berangkat atau pulang kantor. Jadi, pak suami hanya mengambil penumpang yang searah, baik arah ke kantor ataupun arah ke rumah. Ngojek dilakukan suka-suka dan nggak terpaku pada target apa pun. Namanya juga iseng.^-^.

Sistem 'nebeng' di aplikasi membolehkan penumpang melakukan order ojek beberapa hari atau beberapa jam sebelumnya. Pemesanan seperti ini untuk memudahkan penumpang dan driver. Penumpang bisa mendapatkan driver yang bersedia atau mungkin yang searah. Di sisi lain, driver pun bisa mempertimbangkan orderan yang masuk jauh-jauh hari. Kira-kira orderan bisa diterima atau enggak.

Menjalani profesi baru sebagai 'tukang ojek' membuat pak suami banyak bersyukur dan belajar. Tahu nggak sih, untuk mendapatkan penumpang saja kadang harus mantengin hape berkali-kali. Bahkan hal ini sering dilakukan saat malam hari. Belum lagi kalau udah mantengin hape dan nggak gercep, penumpang diambil orang lain, deh. Huhuhu, capek mantengin hape dan goyang jempol mulu.

Source : Pixabay

Sebagai istri, saya seneng banget dengan side job ini. Lha kan lumayan kalau bisa menghemat pengeluaran, hahahahaha. Apalagi jika pak suami bisa nraktir dari sisa jatah uangnya. Istri mana yang nggak seneng? Hahahahaha, kok receh banget ya standar hidup saya. Beneran deh, saat pak suami bisa kasih uang sisa jatah, langsung masuk celengan. 

Kadang saya juga nggak seneng-seneng amat sih. Apalagi kalau tahu perjuangan pak suami mendapatkan dan mengantar penumpang, saya kok merasa kasihan. Soalnya, pak suami sering cerita tentang hal ini. 

Kalau mendapatkan penumpang yang baik dan pengertian, driver mana yang nggak senang? Tapi kan nggak tiap kali narik, driver dapat penumpang yang baik, minimal yang nggak ngerepotin lah. 

Pak suami pernah dapat penumpang yang agak rese. Sebut saja namanya X. Nah, X order dari malam sebelumnya. Karena dianggap searah dengan kantor dan cocok jamnya, maka pak suami menerima orderan tersebut. X pesan untuk keberangkatan jam 06.15 tapi begitu pak suami mau berangkat, lalu orderan diganti jam 06.30. Ya udah pak suami nungguin bentar di rumah. 

Ketika waktu dirasa pas dengan kedatangan orderan di TKP, pak suami siap berangkat dong ya. Nah, saat mau sampai lokasi, si X kembali buat ulah. Dia kirim pesan untuk jemput jam 06.45. Duwenk!! 

Yah, kalau gonta-ganti jam begini ya ditinggalin sama pak suami. Karena apa? Pak suami hanya menerima orderan yang cocok. Maksudnya cocok yaitu waktu penjemputan dan perkiraan sampai ke TKP tidak membuatnya terlambat ngantor. Kalau orderan digonta-ganti melulu ya namanya njengkeli.

Sebagai driver, pak suami cuma kasih saran ke X. Kalau order ojek tolong waktu diperhitungkan lagi dengan baik. Jangan gonta-ganti jam jemputan dan kalau bisa jangan membuat driver terlalu lama menunggu. Kasihan drivernya.

Memang sih itu tanggung jawab driver. Tapi sebagai customer yang baik kalau nggak merepotkan orang lain kan lebih enak to? 

Hal yang hampir mirip pernah juga terjadi dengan penumpang lain. Jadi ketika sudah sampai di TKP, pak suami diminta untuk menunggu sebentar. Yah, sebagai driver yang baik, pak suami manut dengan customer lah ya. Setelah menunggu sekitar 15 menitan kok customer nggak keluar dan nggak ada kabar. Setelah ditelepon ternyata customer minta tambahan waktu lagi. Lah, kalau kayak gini bakal ditinggal sama pak suami. Akhirnya pak suami minta customer untuk cancel order.

Kalau misal yang cancel dari pihak driver, seolah-olah driver yang nggak mau menerima orderan. Hal ini bisa membuat driver mendapat raport merah, lho. Padahal kenyataannya customer yang molor. -__-

Saya juga kasihan sama pak suami kalau cuaca sedang hujan. Duh, perjuangan banget nih karena pak suami harus menyediakan jas hujan dan helm untuk penumpang. Padahal hari itu belum tentu ada orderan. Kalaupun ada ya harus hujan-hujanan mengantar penumpang sampai ke TKP. 

Sekarang sih pak suami udah jarang banget ambil orderan. Selain karena agak malas, orderan juga agak sepi. Tahu nggak, kenapa? Orderan rame karena waktu itu lagi banyak promo. Hahahahaha, ternyata banyak juga ya yang suka diskonan. Hidup diskonan! ^-^

Semenjak pernah merasakan jadi tukang ojek, pak suami lebih menghargai uang dan profesi orang lain. Bukan hanya untuk tukang ojek saja namun juga profesi lain yang mungkin bagi sebagian orang menganggap sebagai profesi biasa. Padahal di balik profesi ini ada usaha yang tidak biasa untuk melakoninya.

Nggak ada yang salah jika kita menghargai profesi orang lain. Dengan melakukan hal-hal kecil yang nggak menyusahkan, udah meringankan beban mereka kok. Kita hidup di dunia ini kan saling membutuhkan. Dan hormatilah orang lain, apa pun profesi mereka.^-^.

Continue Reading…

Tuesday, March 28, 2017

Ameyoko, Pasar Murah dan Bersejarah di Ueno

Lagi pengen ngomongin Jepang, nih. Maklum lah saya suka baper kalau sudah di penghujung Maret. Artinya, di Jepang akan memasuki musim semi yang identik dengan sakura. Salah satu tempat yang rame banget untuk melihat sakura mekar yaitu di taman Ueno. Perayaan musim semi atau hanami di Ueno sangat terkenal dan biasanya jadi tujuan wajib kalau ke Jepang. Selain hanami, kita juga bisa belanja di dekat taman Ueno, lho. Tempat belanjanya bernama Ameyoko. Konon katanya, Ameyoko termasuk pasar murah dan bersejarah di Ueno.



Sebelumnya, saya dan pak suami pernah mampir ke sini saat dinas yang pertama. Waktu itu kami nggak ngeh banget bingung mau beli apa. Lebih tepatnya bingung karena baru pertama kali dan fokus ke pedagang yang teriak-teriak padahal nggak ngerti mereka ngomong apaan.

Nah, saat dinas kedua, pak suami pengen beli sepatu. Teman yang sudah lama tinggal di Jepang menyarankan untuk beli sepatu di Pasar Ameyoko.   

Kami dapat info dari temannya pak suami kalau Ameyoko terkenal dengan harganya yang murah. Lah, saya sempat kaget sih mendengar kata 'murah' di Jepang apalagi di Tokyo. Hhhmmm, bener nggak sih infonya? Jangan-jangan murah bagi dia belum tentu ramah di kami, hahahaha. Maka kami pun penasaran dan niat pengen beli sepatu di Ameyoko.

#Tentang Ameyoko

Ameyoko adalah wilayah yang terletak di antara stasiun Okachimachi dan Ueno di jalur JR Yamanote Line. Ameyoko sangat terkenal dengan aktivitasnya yang nggak pernah sepi. Dari pagi sampai malam lokasi ini selalu rame. Nggak heran sih karena tempat ini semacam 'palugada', apa yang lu butuhin, semua ada. Mulai dari baju, makanan, sepatu, kosmetik, tas, bahkan sampai nori dan ikan pun ada di sini. Jadi Ameyoko memang cocok dijadikan sebagai tempat belanja ataupun untuk mencari oleh-oleh.

Penjual Ikan di Ameyoko

Ketenaran Ameyoko mungkin tak bisa lepas dari cerita sejarahnya. Nama Ameyoko berasal dari 'Ameya Yokocho'. Kalau diartikan, kurang lebih 'toko permen di dalam gang'. Memang, di Ameyoko banyak yang berjualan jajanan manis. Sedangkan secara harfiah, kata 'Ame' sendiri berarti 'America'.

Sejarah Ameyoko tak lepas dari masa Perang Dunia II. Saat PD II terjadi krisis bahan makanan. Karena itu, di daerah ini muncul pasar gelap yang menampung ratusan pedagang. Mereka umumnya menjual bahan makanan dan permen manis. Dalam bahasa Jepang, kata 'Ame' salah satu artinya yaitu 'permen'.

Penjual Permen di Ameyoko

Selain digunakan untuk berjualan makanan yang manis, daerah ini juga digunakan sebagai pasar gelap yang menjual barang milik tentara Amerika yang bermarkas di Jepang. Sejak saat itu, daerah tersebut dinamai 'Ame Yoko', yang berarti 'Gang Amerika'.

Sebenarnya, nuansa pasar gelap masih terasa di sini. Para pedagang menjual barang dagangan di lapak-lapak biasa, jauh dari kesan mewah dan mahal. Tapi barang yang dijual ori lho.

Misalnya nih saya melihat SK II dijual tanpa etalase. Pedagang yang jualan cuma menggelar dagangan layaknya di pasar pagi di Indonesia. Kalau di Indonesia, beuh SK II bakal mejeng di mall elit dengan etalase yang kinclong. 

Sungguh saya takjub menyaksikan pemandangan yang berbeda di sini.

#Belanja di Ameyoko

Banyak hal-hal menarik yang saya temui di sini. Ameyoko merupakan pasar tradisional jadi jangan heran kalau tampak semrawut dan rame. Di Ameyoko, teriakan para pedagang tak henti-hentinya terdengar bersahut-sahutan. Mereka berlomba menarik pembeli supaya dagangan mereka laris.

Hal ini sebenarnya bukan hal yang aneh di Jepang. Banyak kok pedagang yang jualan sambil teriak menawarkan dagangannya. Nggak cuma di pasar ini saja namun pedagang bento yang dekat perkantoran juga sering teriak menawarkan dagangannya. 

Meski terkenal sebagai pasar tradisional, banyak sekali pedagang yang menjual barang branded di Pasar Ameyoko. Ada yang berjualan di lapak sederhana namun ada juga yang berjualan di toko.

Di daerah Ameyoko juga ada beberapa mall. Namun demikian, Pasar Ameyoko tak kalah pamor dengan mall-mall yang ada di sekitarnya.

Ameyoko terkenal dengan barang brandednya yang murah banget. Saya aja kaget banget ketika melihat harga barang yang dijual lebih murah dibanding Indonesia. Toko-toko di sana banyak yang ngasih diskon. Apalagi saat itu musim semi. Selain terkenal karena sakuranya, musim semi juga terkenal dengan diskon gedhenya.

Obral Sepatu

Karena saya dan pak suami orangnya modis (baca : modal diskon), makanya kami nggak bosan bolak-balik ngider mencari barang yang lucu, sukur-sukur kalau harganya murah. Serasa nggak capek shopping atau cuci mata di sini, hahahaha. 

Kebetulan pak suami pengen beli sepatu olah raga karena sepatu yang sering dipakai sudah tipis. Maklum lah ya, di Jepang sering banget jalan kaki. Jadi kalau beli alas kaki seringnya sepatu olah raga, biar awet aja sih.

Pak suami naksir sepatu Adidas yang dijual di salah satu toko. Sepatu yang ditawarkan di toko tersebut murah dan sedang diskon pula.

Ternyata pilihan untuk membeli sepatu tersebut sangat tepat. Karena selain harganya murah, sepatu tersebut juga awet banget. Buktinya meski sudah dipakai selama 2 tahun tapi sepatu tersebut belum rusak dan masih enak dipakai.

Selain nggumun dengan belanja barang branded dengan nuansa tradisional, saya juga nggumun ketika ada pedagang yang fasih memakai Bahasa Indonesia. 

Jadi nih ada tukang kebab yang mangkal di pojokan. Penjualnya dari Timur Tengah. Setiap melihat orang melayu atau yang berjilbab, mereka langsung bilang gini,

'Assalamualaikum. Ayo, mampir Bro. Halal halal.'

Saya yang mendengar ini cuma tersenyum dan menjawab ucapan salamnya. Saya heran banget dengan caranya yang fasih menyapa memakai Bahasa Indonesia. Yah, mungkin karena jumlah turis Indonesia di Jepang yang banyak kali ya. Dan mereka mungkin sering mampir ke situ karena halalnya. Hhhmmm, bangga campur geli sih.

Kalau misalnya ada kesempatan ke Jepang lagi, saya dan pak suami pengen banget balik belanja ke Pasar Ameyoko. Pertimbangannya ya apalagi kalau bukan karena harganya yang murah. Meski murah tapi barangnya nggak murahan. Swear.

Kalau kamu ke Jepang, kira-kira pengen ke Ameyoko juga nggak? ^-^

Sepatunya Awet


*Ameya Yokocho*
Alamat : 110-0005 Tokyo-to, Taito-ku, Ueno 4
Stasiun : - JR Ueno, pintu keluar tengah
               - Okachimachi, pintu keluar utara
Buka setiap hari mulai dari jam 8 pagi - jam 9 malam




Continue Reading…
Powered by Blogger.

Recent Posts

    Follow Me

    Page Views

    Copyright © Pipit Widya | Powered by Blogger
    Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com